logo


Antisipasi 5000 Pendemo, Akses Istana Dijaga Ketat Aparat Kepolisian Hingga Dipasang Kawat Berduri

Ribuan mahasiswa menuntut Jokowi membatalkan UU Cipta Kerja

20 Oktober 2020 11:13 WIB

detik.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan kembali menggelar demonstrasi menolak Undang-undang Cipta Kerja di kawasan Istana Negara pada Selasa (20/10/2020). Aksi demonstrasi tersebut akan dimulai pukul 13.00 WIB dengan jumlah peserta kurang lebih 5.000 mahasiswa.

"Aksi akan dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2020 pukul 13.00 WIB dengan estimasi massa aksi sebanyak 5.000 mahasiswa dari seluruh Indonesia," kata koordinator Aliansi BEM SI, Remy Hastian, Senin (19/10/2020).

Remy menyampaikan kekecewannya terkait pengesahan UU Cipta Kerja. Meski UU tesebut sudah menerima penolakan dari berbagai kalangan masyarakat, namun pemerintah seakan menutup mata. Pemerintah kata Remy bukannya menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) justru melayangkan saran gugatan ke Mahkaman Agung.


Rizieq Shihab Gagas Revolusi Akhlak, Ruhut Sitompul: Siapa Raja Ngeles?

"Terlebih lagi sebelumnya Pesiden telah meminta MK untuk mendukung UU Cipta Kerja serta revisi terhadap UU MK, hal tersebut memberikan kesan bahwa melakukan judicial riview bukan merupakan cara yang efektif," ujarnya.

Sementara berdasarkan pantaun saat ini, kawasa Patung Kuda di Jalan Medan Merdeka Barat telah dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Tak hanya itu, akses jalan menuju ke Istana juga telah ditutup dengan kawat berduri.

Bangga dengan Nama Jalan Presiden Joko Widodo, Ferdinand: Ayo Anggota KAMI Ucapkan Sesuatu

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati