logo


Usulan Jabatan Presiden 7-8 Tahun, PA 212 Duga MUI Ditunggangi

Novel curiga ada oknum yang ingin menjadikan MUI sebagai komoditas politik.

20 Oktober 2020 06:00 WIB

Habib Novel Bamukmin.
Habib Novel Bamukmin. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Usulan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) soal periode jabatan presiden 7-8 tahun mendapat sorotan dari Persaudaraan Alumni (PA) 212.

Gagasan itu dinilai sarat kepentingan golongan tertentu karena disampaikan sebelum masa kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf selesai.

"Kalau usulan itu mau disampaikan atau diterapkan saat ini agar rezim ini berkuasa sampai 7 tahun atau 8 tahun atau sampai 2027, maka jelas ini sudah bermuatan politik praktis demi mendukung Kiai Ma'ruf Amin lebih lama lagi," kata Wakil Sekretaris Jenderal PA 212 Novel Bamukmin, dikutip dari CNNIndonesia, Selasa (20/10).


MUI Usul Presiden Jabat 7-8 Tahun, PAN Sebut Ada Kelebihan dan Kekurangan

Novel menilai keberadaan Wapres Maruf Amin sekaligus Ketua MUI –meski nonaktif- yang mendasari usulan tersebut. Dia curiga ada oknum yang ingin menjadikan MUI sebagai komoditas politik.

"Kalau sudah selesai masa tugas Jokowi ya bisa saja, namun kalau dipaksakan saat ini juga maka jelas MUI ditunggangi oleh orang-orang Ma'ruf yang berada di MUI," lanjutnya.

Sebab itu, Novel mengajak umat Islam mengawal dan menolak usulan MUI itu jika mengarah sesuai kecurigaannya.

"Kalau sudah arahnya seperti itu maka umat Islam wajib tolak usulan MUI," tegasnya.

Teddy Gusnaidi Sebut MUI dan Organisasi Buruh Tolak UU Ciptaker Bukan Demi Rakyat

Halaman: 
Penulis : Iskandar