logo


Temui Jokowi Terkait Omnibus Law, MUI: Revisi UU Dianggap Sebagai Solusi Kegaduhan

MUI menyampaikan aspirasai Omnibus Law kepada Jokowi.

19 Oktober 2020 08:15 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) sempat menemui Pesiden Jokowi terkait aspirasinya terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Dalam pertemuan itu, pihak MUI diwakilkan oleh Waketum Muhyiddin Junaidi, Ketua Bidang Hukum Basri Bermanda dan Ketua Bidang Pemberdayaa Ekonomi Umat Lukmanul Hakim.

"MUI menilai bahwa pertemuan dengan Presiden seharusnya dilakukan sebelum disahkan UU OBL. MUI mendengarkan dengan seksama pemaparan Presiden tujuan OBL dari segala  aspek, ekonomi, investasi, penyerdehanaan birokrasi dan penciptaan lapangan kerja. MUI sudah melakukan konsyering tentang OBL beberapa bulan yang lalu. Bahkan, sudah menyampaikan pandangan dan sikapnya yang tegas kepda pimpinan DPR dan pemerintah," terang Muhyiddin dikutip dari Detik.com.


Tak Yakin, Iwan Sumule: Apa Netizen Percaya 812 Halaman Draf Omnibus Law Dibaca Jokowi?

Adapun hasil pertemuan tersebut adalah Presiden Jokowi enggan untuk mengeluarkan Perppu tetapi maksimal dalam pembuatan PP.

"Tanggapan presiden antara lain adalah mengupayakan semaksimal mungkin di pembuatan PP. Presiden tak berkenan untuk membuat Perppu karena OBL inisiatif pemerintah. JR atau revisi UU dianggap bagian dari solusi mengatasi kegaduhan," jelasnya.

Pratikno Diperintah Jokowi Serahkan Naskah UU Ciptaker ke NU dan MUI, Sekretariat: Sekaligus Menjaring Masukan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati