logo


Gus Nur Sebut NU Berubah 180 Derajat di Rezim Jokowi

Gus Nur mengibaratkan NU saat ini seperti bis umum, penumpangnya kurang ajar semua.

18 Oktober 2020 10:19 WIB

Gus Nur
Gus Nur Islami.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Penceramah Sugi Nur Raharja alias Gus Nur menyampaikan kritik pedas kepada salah satu organisasi Islam di Indonesia, Nahdlatul Ulama atau NU.

Gus Nur mengaku dulunya tak ada niat untuk memperdalam soal NU. Padahal, ia lahir dari keluarga NU.

“Saya dari lahir sampai dapat hidayah, kan saya dulu jahiliyiah, kurang lebih begitu ya. Saya gak paham NU kultural itu apa, NU tradisional struktural itu apa, saya gak paham,” ucap Gus Nur, dikutip dari kanal YouTube Refly Harun.


Denny Siregar: Harus Gue Akui, Kebijakan Jokowi Susah Dipahami Orang Berpikiran Pendek

“Yang saya paham, oh mbah saya NU, bapak saya NU, kakek buyut saya NU. Hanya itu aja yang saya tahu,” imbuhnya.

Gus Nur hanya tahu NU dari kulit-kulitnya saja, misal warga NU melakukan qunut saat salat Subuh. Ia menyebut dirinya sama dengan mayorirtas nahdliyin lainnya.

Dia juga mengenang masa lalu ketika berdakwah dan dikawal oleh Barisan Serbaguna atau Banser. Gus Nur mengaku tak pernah mempermasalahkan NU hingga rezim ini ada.

“Tapi setelah rezim ini lahir, tiba-tiba 180 derajat itu berubah,” tuturnya.

Sejak saat itu, Gus Nur tak pernah didampingi Banser ketika berdakwah. Dia mengaku malah menjadi musuh Banser dan NU.

“Saya ibaratkan NU sekarang itu seperti bis umum, sopirnya mabuk, kondekturnya teler, keneknya ugal-ugalan, dan penumpangnya itu kurang ajar semua. Merokok juga, nyanyi juga, buka-buka aurat juga, dangdutan juga,” tegasnya.

Gus Nur Soal Rezim Jokowi: Tiada Hari Tanpa Dusta

Halaman: 
Penulis : Iskandar