logo


Aktivis KAMI Diborgol dan Dipertontonkan ke Publik, Kenapa Djoko Tjandra Tidak?

Pangi menilai tindakan pemerintah terhadap tokoh KAMI itu sangat berlebihan dan terkesan jadi lelucon politik.

17 Oktober 2020 14:57 WIB

Djoko Tjandra
Djoko Tjandra istemewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat Politik Pangi Syarwi Cinago menyoroti pemborgolan Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat yang dipertontonkan oleh polisi.

Pangi menilai tindakan pemerintah terhadap tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu sangat berlebihan dan terkesan jadi lelucon politik.

“Pemerintah mempertontonkan lelucon politik, lebay betul memperlakukan aktivis yang bersebrangan dengan pemerintah, yang coba mengoreksi trayek jalannya pemerintah,” ujar Pangi, seperti dilansir dari Pojoksatu.id, Sabtu (17/10).


Minta Masyarakat Waspada dengan Kelompok Radikal, Ngabalin: Mereka Bergentayangan di Penolakan UU Ciptaker

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu lantas mengungkit kasus Djoko Tjandra. Ia heran pemerintah tak memperlakukan tersangka korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali itu yang jelas-jelas merugikan negara.

“Wih hebat rezim ini ya, mengapa Djoko Tjandra tidak dipertontonkan atau dirpermalukan juga atau diborgol ya,” tandasnya.

UU Ciptaker Ditolak Masyarakat, Moeldoko: Diajak Bahagia kok Susah Amat!

Halaman: 
Penulis : Iskandar