logo


Turki Uji Coba Sistem Rudal buatan Rusia, AS Kebakaran Jenggot

AS khawatir dengan rencana Turki yang akan melakukan uji coba sistem rudal buatan Rusia

17 Oktober 2020 11:23 WIB

Sistem Rudal S-400
Sistem Rudal S-400 istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Kementerian Pertahanan Amerika Serikat dan Pentagon mengecam tindakan Turki yang melakukan uji coba sistem rudal terbaru mereka. Langkah uji coba tersebut dapat meningkatkan ketegangan antara Turki dengan AS dan negara anggota NATO lainnya.

Dalam beberapa hari terakhir ini, Turki mengatakan bahwa mereka tengah bersiap untuk melakukan uji coba sistem rudal S-400 buatan Rusia, yang diyakini mampu mengancam kemampuan sistem senjata termahal milik sejumlah negara anggota NATO dan AS: Lockheed Martin's F-35 fighter.

Turki telah sepakat untuk membeli sitem pertahanan militer tersebut dari Rusia pada 2017 lalu, meskipun telah diperingatkan oleh NATO dan AS. Rusia sendiri telah mengirimkan satu dari empat baterai rudal yang digunakan dalam sistem tersebut pada Juli 2019 lalu. Satu pekan setelahnya, AS membatalkan kesepakatan kerjasama pengadaan pesawat tempur F-35.


Kasus Covid-19 AS Tembus 8 Juta, 90 Persen Ruang ICU Telah Penuh

"Amerika Serikat telah menyampaikan kepada pemerintah Turki...bahwa akuisisi sistem militer Rusia seperti S-400 merupakan tindakan yang tidak dapat diterima," kata juru bicara pemerintah AS Morgan Ortagus dalam pernyataan tertulisnya dikutip dari CNBC, Sabtu (17/10).

"AS telah secara jelas menyatakan bahwa sistem S-400 seharusnya tidak dioperasionalkan," tambahnya.

"Kami keberatan dengan langkah Turki membeli sistem pertahanan tersebut dan sangat khawatir denganlaporan bahwa Turki akan segera mengoperasikannya. Itu seharusnya tidak diaktivasi. Melakukan hal itu beresiko memberi konsekuensi terhadao hubungan keamanan kita," kata juru bicara Pentagon Jonathan Hoffman.

Menurut laporan media, jika dibandingkan dengan sistem pertahanan AS, S-400 buatan Rusia diyakini memiliki sasaran yang lebih lebar, jarak jangkauan yang lebih panjang dan mampu menghadapi sejumlah ancaman yang datang secara bersamaan.

Jelang Pergantian Musim, Bill Gates Ramal Wabah Covid-19 AS Bakal Memburuk

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia