logo


Washington: Jika Bukan Genosida, Maka Sesuatu yang Mirip dengan Itu Sedang Terjadi di Xinjiang

Penasihat Keamanan Nasional AS menyebut China sedang berupaya untuk melakukan genosida terhadap muslim Uighur di Xinjiang

17 Oktober 2020 09:01 WIB

Kamp di Xinjiang yang diyakini sebagai fasilitas untuk menahan kelompok etnis minoritas Uighur
Kamp di Xinjiang yang diyakini sebagai fasilitas untuk menahan kelompok etnis minoritas Uighur business insider

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat pada Jumat (16/10) mengatakan bahwa China telah melakukan suatu hal yang mirip dengan sebuah genosida atau pembantaian, terkait dengan perlakuan mereka terhadap etnis minoritas mulim Uyghur di provinsi Xinjiang.

"Jika bukan genosida, maka sesuatu yang mirip dengan itu tengah terjadi di Xinjiang saat ini," kata Robert O'Brien dalam sebuah acara yang digelar secara online oleh Institut Aspen dilansir dari Reuters.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti sejumlah penindasan yang dilakukan oleh Beijing, termasuk isu gerakan pro-demokrasi Hong Kong.


Jadi Buronan Pemerintah Belarus, Tsikhanousvkaia: Tidak Mengejutkan

AS berulang kali telah mengecam perlakuan China terhadap etnis Uyghur dan etnis minoritas muslim lainnya di XInjiang. Pemerintahan Donald Trump juga telah menjatuhkan sanksi bagi sejumlah pejabat Beijing yang ikut terlibat dalam tindakan pelanggaran HAM tersebut.

Menurut perkiraan PBB, lebih dari satu juta umat muslim telah ditahan di Xinjiang dan sejumlah aktivis HAM melaporkan bahwa di kawasan tersebut telah terjadi tindak kejahatan terhadap kemanusiaan serta adanya upaya genosida.

Sementara itu, pemerintah China terus membantah tudingan pihak internasional dan mengatakan bahwa kamp-kamp yang ada di Xinjiang dibangun sebagai pusat pelatihan dan mencegah timbulnya pemikiran ekstrimis.

PM Jepang Tetap Gelar Olimpiade Tokyo 2021 Sesuai Jadwal, Apapun yang Terjadi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia