logo


Minta Masyarakat Waspada dengan Kelompok Radikal, Ngabalin: Mereka Bergentayangan di Penolakan UU Ciptaker

Ngabalin meminta masyarakat tetap mencintai Indonesia

17 Oktober 2020 04:30 WIB

Ali Ngabalin
Ali Ngabalin Tempo.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin meminta masyarakat waspada dengan munculnya kelompok radikal yang mengatasnamakan penolak Undang-undang Cipta Kerja.

Ngabalin tidak ingin Indonesia tercabik-cabik dengan paham radikal. Ia pun meminta masyarakat belajar dari negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

"Jum'at, penuh berkah. Belajar dari kegagalan negara-negara berpenduduk mayoritas muslim, maka jangan biarkan INDONESIA kita dihancurkan dan tercabik-cabik dengan paham RADIKAL ISIS, HIZBU TAHRIR aliran yang menolak PANCASILA & DEMOKRASI, KAUM TAKFIRI (yang mengkafir-kafirkan) KAUM INTOLERAN," tulis Ngabalin di akun Instagramnya, Jumat (16/10/2020).


Tokoh KAMI Dipertontonkan Seperti Teroris, Andi Arief: Saya Sedih dan Menangis

"Mereka semua sedang bergentayangan atas nama penolakan UU Cipta Kerja (Wajah Baru Regulasi Indonesia). Waspada jangan lengah!," sambungnya.

Ia pun meminta masyarakat agar mempercayakan kepada aparat penegak hukum terkait upaya pemberatasan kaum radikal.

"POLRI kita sedang bekerja, berikan penguatan dengan doa dari kita semua," pungkasnya.

Gatot Nurmantyo Berbalik Puji UU Ciptaker, Teddy: Gue Bilang Dia Akan Cari Selamat Ketimbang Jadi Lelaki Sejati

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati