logo


Jadi Buronan Pemerintah Belarus, Tsikhanousvkaia: Tidak Mengejutkan

Pemerintah Belarus memasukkan nama Tsikhanousvkaia ke dalam daftar buronan mereka

16 Oktober 2020 21:00 WIB

Sviatlana Tsikhanousvkaia
Sviatlana Tsikhanousvkaia The Moscow Times

VILNIUS, JITUNEWS.COM - Pemerintah Belarus telah memasukkan nama tokoh oposisi Sviatlana Tsikhanousvkaia dalam daftar "orang yang paling dicari" atau buronan negara.

Tsikhanousvkaia diketahui telah meminta Presiden Alexander Lukashenko untuk mundur dan mengancam akan menggerakkan massa yang lebih banyak untuk meningkatkan aksi protes yang terus berlangsung di Belarus jika pada 25 Oktober mendatang permintaannya tidak dikabulkan.

Pemimpin pihak oposisi tersebut melarikan diri ke Lithuania tak lama setelah hasil pemilu Belarus 9 Agustus diumumkan. Sejak saat itu, dirinya telah beberapa kali bertemu dengan sejumlah pemimpin politik Eropa.


Terlibat Perdagangan Narkotika, Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Ditangkap oleh AS

Pihak Rusia kemudian menjadikan Tsikhanousvkaia sebagai buronan politik mereka melalui mekanisme blok regional dimana Rusia dan Belarus merupakan anggota blok tersebut.

Media Rusia, RIA, melaporkan bahwa jika tertangkap, Tsikhanousvkaia nantinya akan diancam dengan hukuman penjara selama 5 tahun.

"Ini (langkah untuk memasukkan nama Tsikhanousvkaia dalam daftar buronan) tidak mengejutkan. Jelas rezim ini tidak memiliki cara yang legal untuk mempertahankan kekuasaannya," kata juru bicara Tsikhanousvkaia, Anna Krasulina dikutip dari Reuters pada Jumat (16/10).

Pihak keamanan Belarus sejauh ini telah menangkap lebih dari 13 ribu orang yang melakukan aksi protes anti pemerintah, dimana beberapa dari mereka kemudian dibebaskan. Sementara itu, sejumlah lawan politik Lukashenko juga telah dimasukkan ke dalam penjara, dan sebagian lainnya terpaksa melarikan diri ke luar negeri.

WHO Sebut Obat Remdesivir Buatan AS Tak Efektif Pulihkan Pasien Covid-19

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia