logo


Diminta Bertobat oleh FPI, Dubes Agus: Tanpa Disuruh, Saya Tiap Hari Tobat

Dubes Agus menanggapi santai tuntutan FPI soal pemecatan dirinya

16 Oktober 2020 12:18 WIB

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif.
Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel menanggapi santai tuntutan pemecatan dirinya oleh Front Pembela Islam (FPI). Ia mengatakan bahwa tuntutan tersebut bukan untuk yang pertama kalinya.

"Tanggal 22 November 2019, di depan kantor Kemenlu, mereka mengadakan demonstrasi. Tidak hanya tunutan pemecatan diri saya, tapi juga ada ancaman pembunuhan diri saya. Rencana pembunuhan tersebut ditulis besar dalam sebuah poster," kata Agus seperti dilansir detikcom, Jumat (16/10/2020).

Sementara itu, terkait permintaan FPI agar dirinya bertobat, Agus mengaku sudah tobat setiap hari.


Habib Rizieq Diklaim Akan Selamatkan NKRI, Istana: Sesat dan Tak Masuk Akal!

"Terkait nasihat agar bertobat, saya ucapkan terima kasih. Tanpa disuruh pun, tradisi santri yang ada pada diri saya sudah otomatis tiap hari lakukan tobat," ujanya.

Sebelumnya, Ketua DPP FPI Slamet Maarif menyanyangkan sikap Agus yang menjadikan Habib Rizieq tertahan di Arab Saudi. Ia pun meminta agar Agus dipecat dari jabatannya.

"Ini Dubes aneh. Waktu warganya (HRS) dicekal, nggak mau tahu. Giliran cekalnya (HRS) dicabut, sibuk cari tahu dan berupaya cekal lagi. Sehingga pernyataan Dubes itu menunjukkan bahwa dia salah satu variabel yang mempersulit kepulangan imam besar HRS," kata Slamet.

Habib Rizieq Disebut Pimpin Revolusi, KSP: Makna Revolusi Itu Apa?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati