logo


DPR Disebut Sarang Setan, PDIP: Jangan Latah Menggunakan Diksi yang Seram-seram

Polisi mengungkap isi WhatsApp Group KAMI Medan yang menyebut DPR RI sebagai sarang setan

16 Oktober 2020 10:02 WIB

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno.
Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Polisi mengungkap isi WhatsApp Group KAMI Medan yang menyebut DPR RI sebagai sarang setan. Politikus PDIP, Hendrawan Supratikno, mengatakan bahwa pernyataan tersebut tidak logis.

"Pernyataan yang tidak logis dan sarat kepentingan. Anggota Dewan jumlahnya 575 orang, dipilih dari sekitar 8.000 calon, dengan mekanisme kontestasi yang ketat. Dari perspektif demokrasi, mereka adalah orang-orang pilihan," kata Hendrawan kepada wartawan, Kamis (15/10).

Hendrawan mengatakan bahwa kritik apapun untuk DPR tetap diterima. Ia berharap kualitas DPR semakin membaik.


Ketimbang Jenguk Petinggi KAMI, Teddy Gusnaidi Sebut Pernyataan Gatot Nurmantyo Ini Lebih Dibutuhkan

"Kritik keras terhadap DPR harus tetap didengar. Semoga kualitas DPR terus membaik dari waktu ke waktu. Salah satu caranya, mereka-mereka yang rajin mengritik, ambil bagian dalam percaturan merebut kursi dewan. Semakin besar proporsi orang-orang baik yang masuk, semakin optimal peran yang dimainkan DPR," ujarnya.

Anggota DPR Komisi XI ini mengatakan bahwa DPR selalu melakukan harmonisasi kepentingan rakyat.

"Sebagai lembaga politik, DPR harus melakukan harmonisasi kepentingan dari segenap unsur masyarakat. Mencari zona keseimbangan kepentingan atas dasar rambu-rambu konstitusi. Tidak semua pihak dapat dipuaskan. Selalu ada yang merasa dirugikan karena hasil akhir tidak selalu merupakan maksimisasi dari suatu kepentingan kelompok tertentu," lanjutnya.

Sesalkan Penangkapan Aktivis KAMI, PKS: Kekuatan Pro Demokrasi Harus Bersatu

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata