logo


Menaker Ida Fauziyah: UU Cipta Kerja Ini Bergigi Kuat, Tidak Ompong

Ida mengatakan bahwa masih ada sanksi pada pasal-pasal UU Ketenagakerjaan yang telah dihapus

16 Oktober 2020 06:00 WIB

Menaker Ida Fauziyah
Menaker Ida Fauziyah Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan bahwa Undang-undang Cipta Kerja masih memiliki kekuatan atau tidak ompong meski beberapa pasal di UU Ketenagakerjaan telah dihapus. Ia menegaskan bahwa sanksi masih berlaku karena UU Cipta Kerja tersebut diadopsi dari UU No 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

Hal tersebut, Ida sampaikan saat sosialisasi UU Cipta Kerja dengan 1308 pekerja dan manajemen Pertamina di lingkungan Subholding Upstream PT Pertamina Hulu Energi yang diselanggarakan secara virtual, Kamis (15/10/2020).

"Ini misleading lagi. Sanski tetap ada, kita adopsi dari UU lama (UU No 13 Tahun 2003) baik sanksi pidana maupun administratif. UU ini bergigi kuat, tidak ompong," kata Ida dalam keterangan resminya.


Ketimbang Jenguk Petinggi KAMI, Teddy Gusnaidi Sebut Pernyataan Gatot Nurmantyo Ini Lebih Dibutuhkan

Ia juga menyinggung soal UU Cipta Kerja yang menurutnya telah dbuat sesuai regulasi yang berlaku. Ia berpenapat bahwa pemerintah sudah transparan dengan pembahasan UU Cipta Kerja. Pasalnya, masyarakat bisa melihat secara langsung pembahasan UU Cipta Kerja melaui media-media yang ada seperti YouTube maupun kanal TV.

"Sepanjang karir saya di DPR, baru kali ini saya lihat ada proses pembahasan yang menit demi menit bisa diakses publik. Jadi tuduhan bahwa kita mengendap-endap itu tidak benar," tandasnya.

 

Sebut Eks Pejabat yang Terkait Aksi UU Ciptaker Berdosa, Luhut: Birahi Politik Tahan Dulu Deh

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati