logo


Sesalkan Penangkapan Aktivis KAMI, PKS: Kekuatan Pro Demokrasi Harus Bersatu

Mardani menilai penangkapan ini merupakan ujian bagi demokrasi.

15 Oktober 2020 19:31 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyesalkan penangkapan tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Menurutnya, penangkapan itu merupakan ujian bagi demokrasi.

Mardani mengajak semua elemen pro-demokrasi untuk bersatu menjaga iklim kebebasan berpendapat.

“Ini ujian bagi demokrasi. Apakah ini tes pada KAMI atau kekuatan sipil lainnya, waktu yang akan menjawabnya. Untuk saat ini kekuatan pro demokrasi mesti bersatu agar iklim kebebasan berpendapat tetap terjaga,” ujar Mardani kepada wartawan, Kamis (15/10).


Niat KAMI Jenguk Syahganda Cs Ditolak Polisi, Situasi di Mabes Polri Memanas

Selain itu, Mardani menilai penangkapan dengan dalil UU ITE harus didudukkan norma hukumnya. Baginya, sejumlah petinggi KAMI yang ditangkap sebelumnya menyampaikan hak menyampaikan aspirasi mengenai UU Omnibus Law Cipta Kerja.

“Padahal mestinya didudukkan proporsinya sesuai dengan hak dasar kebebasan menyampaikan pendapat dan hal berserikat,” ujarnya.

Oleh karena itu, PKS mendorong agar UU ITE direvisi. Sebab, ada beberapa pasal karet di dalamnya.

“PKS sudah menggagas agar ada revisi dalam pasal UU ITE, khususnya yang sering dijadikan dasar penangkapan atau proses hukum berbasis postingan di sosial media,” pungkasnya.

Ketimbang Jenguk Petinggi KAMI, Teddy Gusnaidi Sebut Pernyataan Gatot Nurmantyo Ini Lebih Dibutuhkan

Halaman: 
Penulis : Iskandar