logo


Niat KAMI Jenguk Syahganda Cs Ditolak Polisi, Situasi di Mabes Polri Memanas

Gatot Nurmantyo menanggapi santai penolakan yang disampaikan polisi

15 Oktober 2020 15:24 WIB

Gatot Nurmantyo
Gatot Nurmantyo Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sejumlah elite Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) menyambangi Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2020). Mereka hendak menjenguk rekannya sesama KAMI yakni Syahganda Nainggolan, Anton Permana,dan Jumhur Hidayat yang ditangkap polisi terkait aksi demo menolak Undang-undang Cipta Kerja.

Petinggi KAMi tersebut awalnya hendak bertemu dengan Kapolri Idham Aziz, namun semenjak pandemi Covid-19 Idham tidak lagi berkantor di Mabes Polri. Salah satu petinggi KAMI yakni Ahmad Yani memimpin rombongan tersebut untuk mengurus administrasi rekannya yang ditangkap polisi, namun mereka ditahan di pintu masuk dengan alasan bergerombol.

"Saya dengar, tapi tidak bisa," ujar aparat tersebut.


Sebut Polisi Salah Tangkap, Gerindra Minta Kader PII Dibebaskan

"Kami hanya mau jenguk," jawab salah seorang petinggi KAMI.

"Saya tahu, saya polisi," jawab aparat tersebut dengan nada keras.

Situasi di Mabes Polri pun kian memanas, terjadi adu mulut antara aparat dengan petinggi KAMI. Meski sudah melakukan negosiasi, rombongan KAMI tetap ditolak untuk menjenguk rekannya tersebut.

"Tidak tahu (alasan ditolak), ya pokoknya tidak dapat izin. Ya tidak masalah," kata salah satu elite KAMI, Gatot Nurmantyo saat hendak meninggalkan Mabes Polri.

Sebut Kasus Syahganda Cs Dibuat-buat, Tim Advokasi KAMI: Tidak Ada Satupun Perbuatan Melawan Hukum

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati