logo


Amnesty International Sorot Kunjungan Prabowo ke AS, Gerindra Minta Tak Ulang Lagu Lama

Andre mengatakan bahwa kunjungan Prabowo ke AS untuk membahas kerja sama Indonesia dengan AS

15 Oktober 2020 13:23 WIB

Andre Rosiade
Andre Rosiade istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto ke Amerika Serikat (AS) mendapat sorotan dari Amnesty International. Pihak Amnesty International meminta kunjungan kerja Prabowo harus dibatalkan jika untuk memberikan kekebalan atas kejahatan yang dituduhkan. Hal tersebut mendapat tanggapan dari Partai Gerindra.

"Ini kan Pak Prabowo itu kan orang bebas secara hukum. Itu kan dugaan-dugaan saja," kata Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Andre Rosiade seperti diberitakan Detikcom, Kamis (15/10).

Andre mengatakan bahwa tudingan Amnesty International kepada Prabowo tidak terbukti. Menurutnya, jika tudingan itu benar maka Prabowo tidak akan maju Pilpres.


Kritik Pencabutan Larangan Prabowo ke AS, Amnesty: Akan Jadi Bencana bagi HAM di Indonesia

"Kan dulu sudah ada Pengadilan Militer zaman dulu. Nggak ada bukti keterlibatan Pak Prabowo," ucap Andre.

"Jadi kan bukti keterlibatan Pak Prabowo nggak ada. Makanya, karena Pak Prabowo nggak terlibat itu, Pak Prabowo bisa nyalon presiden 2014, bisa nyalon presiden 2019," sambungnya.

Andre meminta agar tidak ada pihak yang mengulang isu lama.

"Jangan lagu lama kaset lama diulang-ulang terus. Kita bicara konteks kepentingan bangsa yang lebih besar," katanya.

Kunjungan Prabowo ke AS Disorot Amnesty International, Demokrat: Sudah Clear

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata