logo


SBY Disebut Playing Victim, Demokrat: Harus Membela Diri, Kalau Dibiarkan Menjadi Pembenaran

Herman mengatakan bahwa siapapun akan membela diri jika difitnah.

15 Oktober 2020 11:33 WIB

Ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi sejumlah petinggi Demokrat saat menggelar konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (6/2/2018)
Ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi sejumlah petinggi Demokrat saat menggelar konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (6/2/2018) Dok. DPP Partai Demokrat

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menyebut Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) playing victim atau seolah menjadi korban terkait tudingan menjadi dalang demo penolakan UU Cipta Kerja.

Kepala BPOKK Partai Demokrat, Herman Khaeron, melakukan pembelaan terhadap SBY.

"Siapapun jika difitnah tentu harus membela diri, karena kalau dibiarkan menjadi pembenaran," kata Herman kepada wartawan, Kamis (15/10).


SBY Dituding Gerakkan Demo, PKS: Tidak Masuk Akal Sehat

Menurutnya, sangat wajar jika SBY membela diri ketika difitnah. Herman menyebut pihak yang melakukan fitnah seperti dilindungi oleh pemerintah.

"Sangat wajar pula jika Pak SBY pun membela diri ketika difitnah, saya pun membela beliau karena para penyebar fitnah sudah terang-terangan. Anehnya, para pelontar fitnah seperti dilindungi negara," ucap Herman.

Kunjungan Prabowo ke AS Disorot Amnesty International, Demokrat: Sudah Clear

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata