logo


Dituding Mencemarkan Nama Baik SBY, Mahfud Md: Laporkan Aja Tanjung!

Mahfud Md menegaskan tidak pernah menyebut nama SBY sebagai dalang kericuhan demo UU Cipta Kerja

15 Oktober 2020 10:40 WIB

Mahfud MD
Mahfud MD voi.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menkopolhukam Mahfud Md mempersilakan Partai Demokrat untuk melaporkan dugaan pencemaran nama baik yang ditujukan ke Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia mengatakan bahwa pemerintah tak pernah menyebut nama SBY sebagai dalang kericuhan demo menolak Undang-undang Cipta Kerja.

"Ya lapor aja yang merasa dirugikan. Itu kan saya ketika mengklarifikasi itu tadi, bahwa saya tidak tahu menahu saat klarifikasi apa, pemerintah enggak pernah sebut SBY," kata Mahfud dalam acara Mata Najwa, Rabu (14/10/2020).

Mahfud mengatakan bahwa salah satu pihak yang menuding SBY dalang kericuhan demo UU Cipta Kerja adalah 'Tanjung' bukan pemerintah.


SBY Dituding Gerakkan Demo, PKS: Tidak Masuk Akal Sehat

"Lalu komentar netizen itu banyak sekali, salah satunya, 'Pak itu bukan pemerintah yang memberitahu (menuduh SBY), namanya 'Tanjung', katanya (Tanjung) yang menuduh SBY. Laporkan aja Tanjung-nya karena menyebut nama SBY," ujarnya.

Berdasarkan pengamatan di media sosial yang dimaksud Mahfud 'Tanjung' yakni mengarah ke akun @DTanjung15 dengan pemilik nama Dewi Tanjung. Nama yang dimaksud Mahfud sama dengan nama politikus PDIP Dewi Tanjung. Dalam cuitannya, Dewi Tanjung menuding SBY sebagai aktor di balik aksi demo penolakan UU Cipta Kerja.

"Apalagi Buruh berdemo lalu tercipta Klaster baru Penyebaran Covid-19. Nyai akan menyalahkan SBY dan Demokrat yang bermain di Balik Aksi demo tersebut. Demo ini jelas sudah di tunggangi oleh kepentingan Menjelang Pilkada pada CARMUK sok membela rakyat. Itulah strateginya," tulis Dewi Tanjung di akun Twitter pribadinya.

Enggan Beri Klarifikasi Terkait Tudingan SBY Dalang Demo, Mahfud Md: Itu Kan Hanya di Medsos yang Tak Jelas

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati