logo


Habib Rizieq Diklaim Akan Selamatkan NKRI, Istana: Sesat dan Tak Masuk Akal!

Istana menanggapi pernyataan FPI soal rencana kepulangan Habib Rizieq yang akan memimpin revolusi di Indonesia.

15 Oktober 2020 09:00 WIB

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Donny Gahral Adian
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Donny Gahral Adian Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Donny Gahral menanggapi pernyataan FPI yang menyebut Habib Rizieq Shihab akan segera pulang ke Tanah Air untuk memimpin revolusi menyelamatkan Indonesia.

Pernyataan FPI tersebut disampaikan saat demo aksi 1310 lalu. Donny menilai pernyataan tersebut sesat dan tak masuk akal.

Ia pun tak tahu menahu mengenai rencana kepulangan Habibi Rizieq. Sepengetahuan dirinya, tidak ada inforimasi maupun konfirmasi terkait kepulangan Imam Besar FPI itu.


Soal Habib Rizieq Pulang dan Pimpin Revolusi, PPP: Saya Semakin Meragukannya

"Jadi saya kira itu sesat, tak masuk akal. Jadi segala informasi yang disampaikan dengan pencabutan cekal, kemudian akan pulang, memimpin revolusi. Ah itu saya kira informasi yang keliru dan menyesatkan," terang dia dilansir Suara.com.

Lebih lanjut, menggaungkan revolusi bisa saja disebut dengan pengambilalihan kekuasaan melalui paksaan dan hal tersebut  tak bisa dilakukan. "Jadi kalau menggaungkan revolusi itu hanya dengan makar, karena pemerintah yang konstitusional hanya berganti dengan mekanisme yang direstui oleh konstitusi, yaitu pemilihan umum," tambah dia.

Sindir Rizieq Shihab, Teddy: Selamatkan Dirinya Saja Tak Mampu, Apalagi Selamatkan Indonesia

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati