logo


Pelajar yang Demo Terancam Sanksi Dikeluarkan dari Sekolah, Begini Kata KPAI

KPAI menyoroti wacana pelajar yang ikut demo terancam dikeluarkan dari sekolah

15 Oktober 2020 08:15 WIB

Ilustrasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)
Ilustrasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) JITUNEWS/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti menanggapi adanya wacana pelajar yang ikut demonstrasi akan dikeluarkan dari sekolah.

Retno menilai hal tersebut akan mengancam hak-hak pendidikan di Indonesia. Pelajar yang ikut demonstrasi secara damai dan tidak melakukan pelanggaran seharusnya tidak mendapatkan sanksi tersebut.

"Artinya ada ancaman hak atas pendidikan formal terutama di sekolah negeri," ucap dia dilansir Suara.com.


Dugaan Aksi Ditunggangi Perusuh, Mardani: Mudah kok Mengetahui Siapa yang Bermain

Daripada memberikan sanksi dikeluarkan dari sekolah, alangkah baiknya jika orang tua maupun pihak sekolah untuk melakukan pencegahan agar pelajar-pelajar Indonesia tidak turun di jalan di masa pandemi Covid-19 ini.

"Karena hak mengeluarkan pendapat bagi seluruh warga negara, termasuk anak-anak dijamin oleh Konstitusi RI dan hak anak untuk berpartisipasi juga dilindungi UU Perlindungan Anak," pungkas dia.

Aksi Tolak UU Ciptaker Ricuh, Pengamat: Aparat Keamanan Harus Mampu Bernegosiasi dengan Demonstran

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati