logo


Bukan Dikeluarkan dari Sekolah, Anies Minta Pelajar yang Ikut Demo Omnibus Law Lakukan Ini

Anies sebut mengeluarkan anak dari sekolah buka lagi zamannya

15 Oktober 2020 07:30 WIB

Anies Baswedan
Anies Baswedan Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta pelajar yang ikut demo menolak Undang-undang Cipta Kerja untuk dididik lebih banyak bukan dihukum.

"Usianya melakukan tindakan keliru ya dia harus diberikan didikan lebih banyak. Ini berbeda dari orang dewasa, kalau orang dewasa, kalau orang dewasa itu melakukan langkah yang salah, dia silahkan hukum," kata Anies di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2020).

Anies mengingatkan bahwa memberi hukuman kepada pelajar yang berbuat salah dengan cara mengeluarkan dari sekolah adalah hal yang tidak tepat. Bahkan, menurutnya sudah tidak zamannya lagi memberikan hukuman seperti tersebut.


Sebut Polisi Salah Tangkap, Gerindra Minta Kader PII Dibebaskan

"Kalau anak yang seperti ini silahkan didik yang lebih jauh. Karena itu saya selalu sampaikan, sudah tidak zaman lagi kalau anak yang bermasalah malah dikeluarkan dari sekolah, salah itu. Kalau bermasalah justru harus dapat banyak perhatian dari sekolah. Kalau dikeluarkan maka tidak ada yang membina," jelasnya.

Sebelumnya, polisi telah mengamankan sejumlah pelajar yang turut mengikuti demo UU Cipta Kerja yang berlangsung ricuh pada Kamis (8/10/2020).

Sebut Vaksin Corona Lebih Ampuh Ketimbang UU Cipta Kerja, Dahlan Iskan: Vaksinasi Dilakukan, Orang Terbebas

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati