logo


Israel Perpanjang Lockdown Meski Menteri Keuangan Ingatkan Perekonomian Kolaps

Kebijakan lockdown di Israel akan diperpanjang hingga setidaknya Minggu (18/10)

14 Oktober 2020 20:15 WIB

Bendera Israel
Bendera Israel istimewa

TEL AVIV, JITUNEWS.COM - Kebijakan lockdown secara nasional di Israel akan diperpanjang setidaknya hingga Minggu (18/10). Sejumlah pejabat pemerintahan Israel bertekad untuk mempersiapkan langkah menuju pembukaan kembali perekonomian secara bertahap meskipun telah mendapat peringatan dari Menteri Keuangan bahwa kebijakan tersebut telah mendesak sejumlah usaha kecil menuju kebangkrutan.

Sejumlah kabinet pada Selasa (13/10) melakukan pembahasan mengenai upaya pencabutan kebijakan lockdown, yang kembali diberlakukan pada September menyusul meningkatnya jumlah kasus Covid-19.

"Keputusan untuk melonggarkan kebijakan pembatasan sosial dan mengijinkan pembukaan perekonomian secara bertahap akan memerlukan adanya penurunan tingkat infeksi terlebih dahulu. Untuk mencapai hal itu, diperlukan beberapa hari lagi," kata Menteri Kesehatan dan Perdana Menteri Israel dalam sebuah pernyataan tertulis dikutip dari Russia Today pada Rabu (14/10).


Mantan Penasihat Keamanan Nasional AS Sebut Korut dan China Lebih Berbahaya Saat Ini

Sementara itu, Menteri Keuangan Israel Katz memperingatkan jika "usaha kecil sedang kolaps" dengan adanya aturan lockdown tersebut. Ia menambahkan bahwa dengan mencabut kebijakan pembatasan sosial, hal itu "tidak akan membahayakan sektor kesehatan dan sangat meningkatkan perekonomian".

Sejumlah pejabat pemerintahan Israel pada Kamis (15/10) dijadwalkan akan bertemu kembali dan menggelar pembahasan yang lebih lanjut mengenai pencabutan aturan lockdown, termasuk rencana pembukaan kembali rumah makan, fasilitas pendidikan dan sektor penerbangan.

Tak Ingin Trump Kembali Terpilih Jadi Presiden AS, PM Palestina: Tuhan, Tolong Kami

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia