logo


Dituduh Kirim Agen Mata-mata ke China, Begini Reaksi Perdana Menteri Taiwan

Taiwan membantah telah melakukan upaya spionase terhadap China

14 Oktober 2020 15:30 WIB

Perdana Menteri Taiwan Su Tseng-chang
Perdana Menteri Taiwan Su Tseng-chang CGTN

TAIPEI, JITUNEWS.COM - China Daratan telah melakukan upaya baru untuk menekan Taiwan dengan sejumlah tuduhan aksi spionase yang dilakukan oleh warga negara Taiwan. Menanggapi hal itu, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan bahwa pihaknya tidak akan terprovokasi namun tetap akan melakukan upaya apapun untuk melindungi kedaulatan Taiwan.

Sejak Minggu petang, televisi nasional China telah memberitakan dan menunjukkan video seorang warga Taiwan yang telah ditangkap oleh pemerintah China karena melakukan aksi mata-mata. Dalam siaran tersebut, pria tersebut mengakui perbuatannya.

Taiwan mengatakan bahwa itu adalah strategi yang dilakukan oleh Beijing dalam mem-framing dan menyesatkan warga masyarakat. Selain itu, membuat seseorang menyatakan pengakuan di dalam siaran televisi sebelum menjalani proses persidangan adalah pelanggaran serius.


Pimpinan Oposisi Belarus Minta Aksi Protes Ditingkatkan Jika Lukashenko Tak Mau Mundur

Perdana Menteri Taiwan Su Tseng-chang menyebut China tengah menyebarkan fitnah dan "menciptakan teror".

Saat ditanya oleh wartawan mengenai tuduhan tersebut, Su mengatakan bahwa Taiwan tidak lagi melakukan hal itu dan tidak perlu melakukannya.

"China adalah sebuah negara otoriter, dan selalu melakukan upaya perusakan dan infiltrasi semacam ini, jadi mereka pikir negara-negara lain juga melakukannya. Mereka tidak paham jika Taiwan selama ini telah menjadi negara demokratis dan terbuka," kata Su Tseng-chang dikutip dari Reuters pada Rabu (14/10).

 

AS Desak Turki Hentikan Tindakan Provokatif Mereka di Mediterania Timur

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia