logo


Kecam Penangkapan Anggota KAMI, PA 212: Ini Kriminalisasi Aktivis!

Novel menyesalkan tindakan aparat kepolisian yang asal tangkap tanpa melakukan dialog.

14 Oktober 2020 13:45 WIB

Habib Novel Bamukmin.
Habib Novel Bamukmin. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wasekjen DPP PA 212, Novel Bamukmin mengecam penangkapan sejumlah anggota Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) atas dugaan penghasutan demonstrasi menolak Omnibus Law yang berujung rusuh.

Menurut Novel, penangkapan tokoh KAMI itu merupakan bentuk kriminalisasi terhadap para aktivis yang tak sejalan dengan penguasa.

“Tentunya kami prihatin atas penangkapan pejuang perubahan dan jelas ini adalah pengkriminalisasian lagi terjadi kepada aktivis yang hanya berseberangan dengan penguasa,” kata Novel, seperti dikutip dari pojoksatu.id, Rabu (14/10).


Minta Bebaskan 8 Petinggi KAMI yang Ditangkap, PKS: Mereka Aktivis yang Kritis

Novel menyesalkan tindakan aparat kepolisian yang asal tangkap tanpa melakukan dialog terhadap para pengkritik Omnibus Law Cipta Kerja itu.

“Seharusnya permasalahan beda pemahaman harus diselesaikan dengan dialog terbuka di mana jadi tahu titik-titik perbedaannya bukan main tangkap begitu,” jelasnya.

Mantan politisi Partai Bulan Bintang itu lantas meminta penolak UU Ciptaker tidak dikambinghitamkan. Terlebih, keberadaan UU sapu jagat itu masih simpang siur dan terkesan belum final.

“Jangan sampai perang argumentasi mengenai draft UU OBL (Omnibus Law) menjerat seseorang karena mencoba mengkritisinya dan seharusnya UU OBL memang dicabut karena sudah terlalu membuat gaduh,” tegasnya.

Sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah menangkap 8 anggota KAMI hingga Selasa (13/10). Sebanyak 4 orang merupakan anggota KAMI di Jakarta dan 4 lainnya anggota KAMI Medan, Sumatera Utara.

Mereka yang ditangkap di Medan yakni Juliana, Devi, Wahyu Rasari Putri dan Khairi Amri. Dia yang disebutkan terakhir merupakan Ketua KAMI Medan.

Ke-empat orang yang ditangkap di Jakarta antara lain, Anton Permana, Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat dan Kingkin Anida. Kingkin merupakan mantan caleg PKS pada Pemilu 2019 lalu.

Anggota KAMI Ditangkap, Teddy Gusnaidi: Saya Pastikan Gatot Nurmantyo Cari Selamat Ketimbang Jadi Lelaki Sejati!

Halaman: 
Penulis : Iskandar