logo


Bukan Cari Untung, Ini Alasan Pemprov DKI Beri Sanksi Rp 5 Juta Warga yang Tolak Tes Corona

Raperda Penanggulangan Covid memutuskan sanksi bagi warga yang menolak tes corona

14 Oktober 2020 11:53 WIB

Rapid Test
Rapid Test Tempo.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rapat Peraturan Daerah (Raperda) Penanggulangan virus Corona antara Pempov DKI dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta memutuskan untuk memberi sanksi sebesar Rp 5 juta bagi warga yang menolak tes corona.

"Jadi ada beberapa hal yang kita atur misalnya orang uang menghindar atau menolak untuk dilakukan pemeriksaan baik rapid maupun PCR (polymerase chain reaction) itu dikenakan sanksi Rp 5 juta," kata anggota Bapemperda DPRD DKI Judistira Hermawan kepada wartawan, Rabu (14/10/2020).

Judistira mengatakan bahwa denda tersebut diberikan agar memberikan efek jera kepada masyarakat.


Semboyankan “#TogetherWeCAN”, Meccaya Pharmaceutical Berbagi Tips Pencegahan Covid-19

"Kenapa Rp 5 juta? Untuk efek jera saja, bukan untuk mencari uang dari situ, tapi membuat masyarakat bisa mematuhi apa yang menjadi aturan di DKI Jakarta ini," jelasnya.

Ia juga mengatakan bawa sanksi dalam Perda tersebut ada batasnya, yakni maksimal denda Rp 50 juta dan kurungan penjara selama 6 bulan.

WHO: Herd Immunity Bisa Tercapai dengan Melindungi Masyarakat dari Virus

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati