logo


Jenderal Moeldoko Angkat Jokowi Jadi Warga Kehormatan Pasukan Khusus TNI

Pengangkatan Jokowi sebagai warga kehormatan pasukan khusus TNI selaras dengan UUD 1945 Pasal 10

16 April 2015 10:00 WIB

Presiden Jokowi dan Jenderal Moeldoko (Ist)
Presiden Jokowi dan Jenderal Moeldoko (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diangkat menjadi warga kehormatan pasukan khusus TNI. Pengangkatan Jokowi tersebut ditandai dengan acara penghormatan yang digelar di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur.

Pengangkatan Jokowi sebagai warga kehormatan pasukan khusus TNI selaras dengan UUD 1945 Pasal 10. Di situ dinyatakan Presiden memegang kekuasaan tertinggi atas Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

Puspen TNI menyebut, tujuan pengankatan Jokowi sebagai warga kehormatan TNI adalah terciptanya suasana batin yang terwujud dalam penghayatan terhadap kehidupan keprajuritan, yang berimplikasi pada terjalinnya hubungan emosional. Sehingga Presiden selaku penguasa tertinggi TNI memiliki komitmen profesional terhadap institusi TNI.


Jokowi Sebut Rusun Pasar Rumput Senilai 970 M Sangat Istimewa, Apa Saja Sih Fasilitasnya?

Pengangkatan Jokowi sebagai warga kehormatan pasukan khusus TNI selaras dengan UUD 1945 Pasal 10. Di situ dinyatakan Presiden memegang kekuasaan tertinggi atas Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

Kegiatan ini melibatkan 4.450 personel TNI. Terdiri dari 750 personel Mabes TNI, 2.100 personel TNI AD, 2.050 personel TNI AL, dan 1.550 personel TNI AU.

Adapun alutsista yang digelar adalah: 2 MBT Leopard 2A7, 2 Panser Tarantula Canon, 2 Panser Intai Komando, 2 Rudal Grom TNI AD, 2 Meriam-155 MM KH 197 TNI AD, 2 BMP 3F Marinir, 2 LVT 7 Marinir, 2 Roket RM-70 Grad, 2 APC 6x6 Anoa, 2 Panser APS Anoa 6x6 dan 1 Heli Super Puma.

Sedangkan pesawat, ada 4 Fly Pass F-16, 4 Heli Bell 412, 1 Heli BO-105 Bolcow, 4 Heli Colibri, 2 Heli MI-35, 1 CN-295. Juga akan ada 20 penerjun free fall Tri Matra, Kopassus, Marinir, dan Paskhas.

Jokowi Ingatkan Tetap Super Waspada, Luhut: Bukan Tidak Mungkin Ada Gelombang Ketiga

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan