logo


Polisi Amankan Pemuda Berbaju FPI karena Bawa Ketapel, Ini Kata Jubir FPI

Polisi mengamankan seorang pemuda yang mengenakan baju Front Pembela Islam (FPI) karena kedapatan membawa ketapel ketika akan berdemo ke Istana Merdeka.

13 Oktober 2020 13:56 WIB

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif.
Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Polisi mengamankan seorang pemuda yang mengenakan baju Front Pembela Islam (FPI) karena kedapatan membawa ketapel ketika akan berdemo ke Istana Merdeka.

Juru bicara FPI, Slamet Maarif, mengatakan bahwa kaus FPI dijual bebas. Slamet mengatakan bahwa anggota FPI memiliki kartu anggota.

"Kaus FPI itu dijual bebas di mana-mana, anggota FPI punya kartu anggota," kata Slamet kepada wartawan, Selasa (13/10).


Petinggi KAMI Ditangkap Polisi, Ahmad Yani Kecewa: Harusnya Pemanggilan Dulu, Bukan Langsung Ditangkap

Slamet mengatakan bahwa pihaknya tidak menginstruksikan anggotanya membawa alat berbahaya ketika demo.

"Gila kali, emang FPI udah gila apa memerintahkan bawa katapel? Nggaklah," kata Slamet.

Tim hukum FPI akan melakukan pengecekan terhadap pemuda yang diamankan apakah anggota FPI atau bukan.

"Ada orang hukum yang akan urus, lihat saja kausnya baru itu, keliatan baru belinya," kata Slamet.

Tokoh KAMI Ditangkapi, Din: Itu Cara Lama Membungkam Gerakan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata