logo


Tokoh KAMI Ditangkapi, Din: Itu Cara Lama Membungkam Gerakan

Din menegaskan gerakan moral KAMI tidak akan terhenti dengan cara-cara seperti itu.

13 Oktober 2020 12:45 WIB

Din Syamsuddin
Din Syamsuddin Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sejumlah tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ditangkap pihak kepolisian dengan berbagai tuduhan. Seperti halnya Syahganda Nainggolan, Anton Permana, Jumhur Hidayat, mereka dituding menyebarkan postingan yang dinilai menyudutkan pemerintah soal UU Ciptaker sehingga memantik aksi demonstrasi.

Menanggapi hal ini, Presidium Din Syamsuddin membantah pihaknya menunggangi aksi yang melibatkan organisasi buruh dan mahasiswa tersebut.

“Kalimat bahwa KAMI menunggangi aksi demo buruh, mahasiswa dan pelajar adalah taktik agar massa buruh, mahasiswa dan pelajar tidak turun beraksi,” kata Din dalam keterangan resminya, Senin (12/10).


Petinggi KAMI Ditangkap Polisi, Ahmad Yani Kecewa: Harusnya Pemanggilan Dulu, Bukan Langsung Ditangkap

Menurut Din, tindakan anarkisme yang terjadi dalam berbagai aksi justru sengaja digerakkan untuk merusak citra demonstrasi.

“Itu cara lama untuk membungkam gerakan itu. Gerakan moral KAMI tidak akan terhenti dengan cara-cara seperti itu,” ujarnya.

Kendati begitu, mantan Ketum PP Muhammadiyah itu memastikan KAMI tetap bergerak melawan ketidakadilan meski dibungkam dengan cara apa pun.

“Tentu dengan pesan agar tidak terjebak ke dalam provokasi melakukan anarkisme,” tegasnya.

Sebut Dalang Kericuhan Demo Omnibus Law Pihak Asing, Prabowo: Tokoh Kita Tak Sadar, Ini Permainan Orang Lain

Halaman: 
Penulis : Iskandar