logo


Ketua MPP Jatim Mundur dari Partai karena Omnibus Law, PAN: Itu Hanya Alibi

DPP PAN menilai alasan mundurnya Sugeng dari partai hanya sebatas alibi belaka.

13 Oktober 2020 07:45 WIB

Ilustrasi, bendera Partai Amanat Nasional.
Ilustrasi, bendera Partai Amanat Nasional. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wasekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Soni Sumarsono mengaku tidak terkejut dengan keputusan Ketua MPP Jatim Sugeng yang mundur dari partai.

Soni mengatakan alasan UU Omnibus Law yang digunakan Sugeng untuk mundur dari partai hanya alibi saja.

"DPP PAN tidak terkejut atas sikap Sugeng yang menyatakan mundur dari pengurus dan anggota partai. Sikap Sugeng dapat dipahami jika memakai alasan bahwa PAN menyetujui UU Cipta Kerja dan alasan lainnya itu. Karena hal tersebut hanya sebagai alibi dan pembenaran saja," ujar Soni dilansir Detik.com.


Tak Lagi Religius, Ketua MPP PAN Jatim Mundur: Saya Sebagai Umat Islam Tidak Cocok

Tak hanya gegara PAN dukung Omnibus Law, ternyata Sugeng mundur juga dikarenakan berbagai faktor, seperti ideologi partai hingga molornya penyelenggaraan musyawarah wilayah PAN Jatim.

Mendengar hal tersebut, Soni menilai Sugeng belum membaca AD/ART PAN yang ada sedikit perubahan. "Semua kebijakan DPP PAN merujuk pada AD/ART hasil kongres ke-5 PAN 2020 dan peraturan partai hasil Rakernas PAN 2020. Mungkin Sugeng belum membaca ada beberapa pasal yang berubah di AD/ART," tukas dia.

Ketua MPP Jatim Mengundurkan Diri, Ini Kata PAN

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati