logo


Pakar UI: Prabowo Bisa Diseret ke Pengadilan Jika Masuk ke Amerika Serikat

Gara-gara apa Prabowo bisa diseret ke pengadilan AS?

10 Oktober 2020 19:00 WIB

Menhan RI, Prabowo Subianto
Menhan RI, Prabowo Subianto Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pakar sekaligus Guru Besar dari Universitas Indonesai Hikmahanto Juwana memperingatkan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto jika berkunjung ke Amerika Serikat.

Hikmahanto meminta Prabowo selalu berhati-hati. Pasalnya, di Amerika Serikat ketua Umum Partai Gerindra itu bisa saja diseret pengadilan terkait kasus penyiksaan.

"Prabowo harus hati-hati saat mengunjungi Amerika Serikat. Pemerintah Indonesia wajib meminta jaminan agar Prabowo saat di AS tidak diseret oleh siapapun ke pengadilan, terutama korban atau keluarga korban Timor Timur yang bermukim di AS," jelas Hikmahanto dilansir Suara.com.


Kelompok Militan Gagal Culik Gubernur Michigan, Trump Disebut Ikut Terlibat

Ia menerangkan dalam hukum AS, ada undang-undang yang menjelaskan warga negara asing (WNA) bisa digugat karena penyiksaan dan pembunuhan.

"Berdasarkan Undang-undang ini korban atau keluarga korban yang mengalami penyiksaan dan pembantaian di luar AS dapat menggugat pelaku saat keberadaannya di AS. Gugatan diajukan untuk memperoleh ganti rugi," ujar dia.

Jubir Militer China Sebut Kapal Perang AS Masuk Wilayah Perairan Mereka Tanpa Ijin

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati