logo


Demo Tolak UU Cipta Kerja Rusuh, PPP: Pelakunya Adalah Kelompok Provokator

Arsul meminta kelompok provokator dapat ditindak oleh pihak kepolisian.

9 Oktober 2020 13:00 WIB

Arsul Sani
Arsul Sani Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja berakhir ricuh. Sejumlah fasilitas umum dirusak oleh massa demo. PPP yakin bahwa pelaku perusakan fasilitas umum adalah kelompok provokator.

"Terkait dengan perusakan sejumlah fasilitas umum kemarin, PPP yakin bahwa pelakunya adalah kelompok provokator," kata Ketua Fraksi PPP, Arsul Sani kepada wartawan, Jumat (9/10).

Menurutnya, kerusuhan semalam bukan dilakukan dari kelompok mahasiswa dan buruh. Arsul menyebut para mahasiswa dan buruh sudah menarik diri.


Mogok Nasional Berakhir, KSPI Gugat UU Cipta Kerja ke MK

"Tidak bisa dipungkiri dari video yang beredar, terutama yang kejadian tadi malam di beberapa titik di Jakarta. Mereka bukan mahasiswa, bukan pula buruh yang sudah pada menarik diri dan pulang," sebutnya.

Arsul menyebut bahwa massa aksi yang membawa senjata adalah orang yang tidak memiliki kepentingan terkait UU Cipta Kerja.

Kecewa Klaster Pendidikan Disahkan dalam UU Ciptaker, Jihan Nurlela: Ini Berbahaya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata