logo


Kunjungi Al-Mizan Jatiwangi, Dirjen Pendis Kemenag Janji Bangun MAN IC dan Madrasah Istimewa

Dirjen Pendis Kemenag RI. Prof. Dr. Ali Ramdhan saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi pada Kamis (08/l0)

9 Oktober 2020 09:08 WIB

Kunjungan Dirjen Pendis Kemenag RI. Prof. Dr. Ali Ramdhan ke Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi pada Kamis (08/l0).
Kunjungan Dirjen Pendis Kemenag RI. Prof. Dr. Ali Ramdhan ke Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi pada Kamis (08/l0). ist

MAJALENGKA, JITUNEWS.COM - Madrasah merupakan lembaga pendidikan Islam yang menjadi harapan Umat agar generasi muda memiliki keilmuan, keahlian dan keimanan sehingga mampu berperan dan bersaing dalam kehidupan global.

Demikian dikatakan Dirjen Pendis Kemenag RI. Prof. Dr. Ali Ramdhan saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi pada Kamis (08/l0)

“Di madrasah saya melihat wajah-wajah optimisme pemilik masa depan. Saya yakin alumni madrasah dan pesantren seperti Al-Mizan ini akan menjadi adalah penerus kepemimpinan bangsa di masa yg akan datang," ujarnya.


Deklarasi KITA di Cirebon Dihadiri Pemulung

Tampak hadir mendampingi Kepala Kanwil Kemenag Jabar Moch Adib, Kepala Kantor Kemenag Majalengka Yayat, dan Kabag Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial Dinsos Jabar Barnas Adjidin.

Sementera itu Kanwil Kemenag Jabar Dr. Moch Adib mengucapkan terima kasih atas dukungan KH.Maman Imanulhaq selaku anggota komisi 8 DPR RI yang terus memberi masukan, mendukung kebijakan dan mengawal Program Kementrian Agama.

“Insya Allah, di dapil Kiai Maman ini akan dibangun 3 proyek monumental. MAN IC di Subang, Madrasah Istimewa untuk kaum difabel di Majalengka dan Perluasan Kantor Wilayah di Jatinangor Sumedang. Ini berkat Dukungan Kiai Maman, Dirjen Pendis, Gubernur Jabar, dan Bupati Subang, Sumedang dan Majalengka,” ujar Adib.

Pengasuh Ponpes Al Mizan, yang sekaligus anggota DPR RI, KH. Maman Imanulhaq, menyambut baik kedatangan Dirjen Pendis ke pesantren Al-Mizan.

Ia menyebut perhatian pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama RI bagi pesantren sangat dibutuhkan pada saat sekarang ini.

"Pesantren harus dikawal agar mampu menjadi petarung dalam persaingan global ini. Terlebih saat menghadapi pandemi covid 19. Pesantren punya keyakinan untuk menghadapi normalitas baru dengan moralitas baru”, tutup Dewan Syura DPP PKB ini.

Anggota Komisi 8 itu pun meminta agar Bantuan Operasional Pesantren tahap ke 2 agar segera direalisasikan.

"Di tengah pandemi Covid 19 ini, kita perlu mengantisipasi agar pesantren memiliki ketahanan yang kuat", tambahnya.

Muncul Tudingan Pemerintah Menekan Kaum Islamis, Wamenag: Itu Tidak Tepat

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan