logo


Teddy Gusnaidi: Organisasi Buruh dan Politisi Menolak UU Ciptaker, Bukan untuk Buruh

Menurut Teddy, kedua pihak itu tak benar-benar memperjuangkan buruh.

8 Oktober 2020 06:15 WIB

Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi
Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi Twitter

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Dewan pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi menyoroti pihak-pihak yang menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja. Dia menilai organisasi buruh dan para politisi tak benar-benar bersuara demi kepentingan buruh.

Teddy menyebut organisasi buruh tak menyetujui pengesahan UU Ciptaker karena kewenangan yang merugikan buruh dan pengusaha ditiadakan dalam UU Sapu Jagat itu.

“Organisasi buruh menolak UU Cipta Kerja, bukan untuk buruh, tapi karena kewenangan organisasi buruh yang merugikan buruh dan pengusaha dihapus,” ujar Teddy di cuitan Twitternya @TeddyGusnaidi, dilihat pada Kamis (8/10).


Tantang Demokrat-PKS Kerahkan Massa Tolak UU Ciptaker, Buruh: Kalau Tidak, Itu Gimik Politik

Sementara itu, Teddy juga menyinggung para politisi yang menolak UU yang telah disahkan pada Senin (5/10) lalu itu.

Menurutnya, politisi sengaja memanfaatkan kondisi saat ini untuk mengeruk suara masyarakat saat Pilkada 2020 nanti. Diketahui, Partai Demokrat dan PKS yang menentang pengesahan Omnibus Law.

“Politisi menolak UU Cipta Kerja, bukan untuk buruh, tapi mereka ingin mengambil suara buruh untuk kepentingan Pilkada dan Pemilu,” lanjutnya.

Diminta Jokowi Rampungkan PP Omnibus Law, Tito: Bulan Depan Harus Selesai

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×