logo


AHY Beri Aplaus Kadernya yang Walk Out, PAN: Jangan Terlalu Dipuji, Bisa Jadi Preseden Buruk

PAN menduga aksi walk out kader Demokrat saat sidang paripurna pengesahan UU Cipta Kerja telah direncanakan

7 Oktober 2020 18:45 WIB

Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Daulay
Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Daulay istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memuji tindakan kadernya yakni Benny K Harman yang walk out saat sidang paripurna pengesehan UU Cipta Kerja.

"Teman-teman yang baik. Ini Pak Benny K. Harman (BKH) yang sempat trending topic semalam. Bang BKH adalah sahabat diskusi saya. Ia adalah politisi senior (juga Wakil Ketua Umum) Partai Demokrat berasal dari NTT, yang sering disebut sebagai Macan Parlemen karena keberaniannya untuk menyuarakan aspirasi Rakyat di DPR RI," tulis AHY di akun Instagramnya yang diunggah Rabu (7/10/2020).

Sementara itu, Plh Ketua Fraksi PAN Saleh Daulay menyebut aksi walk out Fraksi Demokrat di sidang paripurna pengesahan UU Cipta Kerja adalah hal yang biasa. Bahkan ia menduga aksi walk out tersebut sudah direncanakan.


Soal Mikrofon Politikus Demokrat, Fadli: Kalau Belum 5 Menit Sudah Mati Artinya Dimatikan

"Ya menurut saya biasa aja ya itu walk out itu ya. Apalagi mungkin sudah direncanakan itu mereka mau walk out. Ini biasa aja," kata Saleh seperti dilansir detikcom, Rabu (7/10/2020).

Saleh pun menilai bahwa aksi walk out Fraksi Demokrat tersebut tidak perlu dipuji. Menurutnya, hal tersebut bisa menjadi contoh yang buruk di rapat-rapat selajutnya.

"Jadi justru jangan terlalu dipuji juga itu tindakan seperti itu karena itu bisa jadi preseden buruk ke depan. Setiap beda pendapat langsung walk out. Itu kan tidak benar juga itu," tandasnya.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Teman-teman yang baik, Ini Pak Benny K. Harman (BKH) yang sempat trending topic semalam. Bang BKH adalah sahabat diskusi saya. Ia adalah politisi senior (juga Wakil Ketua Umum) Partai Demokrat berasal dari NTT, yang sering disebut sebagai Macan Parlemen karena keberaniannya untuk menyuarakan aspirasi Rakyat di DPR RI. Pagi ini, saya kembali berdiskusi tentang apa yang bisa kita lakukan untuk terus memperjuangkan harapan rakyat, terutama setelah upaya Fraksi Partai Demokrat (F-PD) untuk MENOLAK RUU Cipta Kerja (Omnibuslaw) kandas di Sidang Paripurna, Senin (5/10) lalu. Kami kurang suara. Sekali lagi saya mohon maaf kepada masyarakat, terutama kaum buruh dan pekerja. Bang BKH mendesak agar hak Fraksi menyampaikan pendapat bisa dibacakan serta mendesak agar dilakukan voting, karena dua dari sembilan fraksi tidak menyetujui pengesahan RUU Ciptaker. Ketika desakan, yang sebenarnya sesuai dengan ketentuan persidangan DPR RI ini, tetap ditolak oleh pimpinan sidang, Bang BKH memimpin F-PD untuk WALKOUT, sebagai bentuk ketidaksetujuan dan penolakan atas berbagai cacat prosedur dan cacat substansi yang terjadi dalam pembahasan Omnibuslaw tersebut. Saya bangga dan mengapresiasi sikap dan keberanian Bang BKH ini. Menurut saya, kapasitas seseorang bisa di-upgrade, tapi keberanian untuk membela kebenaran dan keadilan sulit di-upgrade. Tetap semangat Bang BKH, para anggota Dewan serta para pengurus maupun kader-kader Demokrat lainnya, dimanapun berada. Terus dengarkan suara Rakyat, Terus berkoalisi dengan Rakyat. Suara Rakyat, Suara Tuhan. Kehendak Rakyat, Kehendak Tuhan.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Agus Yudhoyono (AHY) (@agusyudhoyono) pada

Istri AHY Colek Ridwan Kamil di Postingan Omnibus Law, Demokrat Beberkan Maksudnya

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati