logo


Rakyat Kecewa dengan UU Cipta Kerja, DPR: Kalau Tidak Percaya, Jangan Dipilih

DPR sebut keputusan UU Cipta Kerja merupakan keputusan kolektif kolegial bukan keputusan pribadi

6 Oktober 2020 15:15 WIB

Wakil Ketua DPR RI Dr. Azis Syamsuddin
Wakil Ketua DPR RI Dr. Azis Syamsuddin PKB

JAKARTA, JITUNEWS.COM - DPR RI telah mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja menjadi Undang-undang Cipta Kerja pada Senin (5/10/2020). Beragam reaksi muncul dari pengesahan UU tersebut, banyak buruh dan masyarakat yang kecewa terhadap UU Cipta Kerja karena dinilai merugikan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin mengatakan bahwa Undang-undang Cipta Kerja diputuskan DPR secara kolektif kolegial dan bukan putusan pribadi.

"Kunci dari DPR kita akan maksimal usaha, dan di DPR ini kan kolektif kolegial, tidak ada hierarki komando di sini, kolektif kolegial dari 9 partai. Sehingga majority-nya keputusan ini bukan keputusan personal, keputusan dari institusi yang bersifat kolektif kolegial dari 9 partai yang ada di sini," kata Azis di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2020).


UU Ciptaker Disahkan, Dahlan Iskan: Dikira dengan Judul Itu Tenaga Kerja Akan Manggut-manggut

Ia pun menyinggung kepada pihak-pihak yang tidak percaya dengan kinerja beberapa anggota DPR agar tidak memilih wakil-wakilnya di pemilihan umum selanjutnya.

"Ya kalau nanti tidak perjaya, nanti pada saat pemilu jangan dipilih. Nanti pada saat pilkada untuk tidak memilih partai-partai itu, calon-calon itu. Sepanjang rakyatnya memilih di tahun 2024, dia akan masuk lagi dia di dalam parliamentary threshold. Yang menilai kan masyarakat," lanjutnya.

 

 

Heboh UU Cipta Kerja, Waspada 3 Hoax Ini Biar Nggak Terlalu Nyesek

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati