logo


UU Ciptaker Disahkan, Dahlan Iskan: Dikira dengan Judul Itu Tenaga Kerja Akan Manggut-manggut

Dahlan lebih setuju jika nama UU tersebit diberi nama UU Peroketan Perekonomian Nasional.

6 Oktober 2020 14:15 WIB

Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan.
Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan. Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, mengomentari soal RUU Cipta Kerja yang telah disahkan. Dahlan membayangkan betapa lelah dan rumitnya menyiapkan RUU Cipta Kerja.

"Saya membayangkan betapa lelah dan rumitnya menyiapkan RUU Cipta Kerja - nama resmi Omnibus Law itu. Terutama bagaimana 79 UU harus ditinjau untuk dirangkum hanya dalam satu UU Cipta Kerja. Yang terdiri dari 11 kluster dan 1.244 pasal," ujar Dahlan melalui website pribadinya disway.id dengan artikel berjudul 'Menundukkan Pemerintah', Selasa (6/10).

"Secara teori, UU Cipta Kerja ini akan menyelesaikan saling tabrakannya begitu banyak UU. Berakhirlah era hukum tidak sinkron di bidang ini," lanjutnya.


Demokrat Walk Out dalam Sidang Pengesahan RUU Ciptaker, BKH: Ada Dua Alasan

Ia menyebut bahwa para pekerja akan memberontak dengan lahirnya UU Ciptaker ini karena mereka yang berdampak langsung.

"Tapi tenaga kerja pasti akan berontak dengan lahirnya UU Cipta Kerja ini. Sejak awal pun pasti sudah diketahui: tenaga kerjalah yang akan terkena langsung," ujarnya.

Serikat Buruh Internasional Surati Jokowi Minta UU Ciptaker Dicabut

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata