logo


Tips Berbisnis Forex Ini Mudahkan Pemula Meraup Keuntungan

Berikut ini strategis berbisnis forex paling aman di masa pandemi Covid-19

6 Oktober 2020 12:15 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bila ingin mendapatkan uang dengan cara berinvestasi, forex bisa menjadi salah satu pilihan. Bisnis ini masih bisa berjalan meski dunia sedang dilanda pandemi Covid-19. Perlu mempelajari strategi berbisnis forex paling aman di masa pandemi.

Saat memutuskan untuk terjun ke dunia trading forex, para pemain perlu belajar terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kerugian. Menurut Septiady dari Cryptoharian, bagian terpenting saat bermain trading adalah risk management. Bermain forex perlu pertimbangan matang, tidak bisa hanya mengandalkan feeling saja karena sangat beresiko.

"Bila pengguna tak menerapkan sistem tersebut, bisnis yang dijalankan lebih seperti berjudi karena tidak memperhatikan keuntungan jangka panjang. Sebelum terjun ke dunia itu, ada baiknya pebisnis menguasai beberapa poin terlebih dahulu, salah satunya analisis pasar. Dan ini bukanlah hal mudah," kata Septiady dalam pernyataan resminya, Minggu (28/6/2020).


Cara Mudah Dapat Uang dari Instagram, Dijamin Kaya Raya

Sulitnya mempelajari analisis pasar, maka diperlukan waktu untuk benar-benar menguasai teknit itu. Saat kemampuan pengamatan semakin tajam, maka peluang mendapat keuntungan terbuka lebih besar. Makannya, Septiady selalu menekankan untuk selalu menerapkan risk management jika ingin lancar dan lebih banyak untung saat bermain forex.

Septiady membagikan strategi bermain forex yang aman di masa pandemi Covid-19 ini, yang bisa anda terapkan untuk meminimilasiri kerugian dan memperbesar peluang keuntungan.

1. Belajar forex bagi pemula

Septiady mengatakan bahwa, prinsip dari trading forex cukup sederhana, pun begitu bukan berarti mudah untuk dijalankan. Mengingat setiap bisnis selalu diikuti dengan segala resikonya. Maka perlu mempelajari forex benar-benar dari dasar.

Pertama yang perlu dipelajari adalah teknik menggunakan forex. Pelajari sampai benar-benar bisa. Cari tahu lebih dalam mengenai informasi mengenai saham. Selalu update berita tentang tradingjuga penting.

2. Broker

Tahap kedua setelah mendalami teknik menggunakan forex, yaitu memilih broker. Perlu kehati-hatian dalam memilih broker, karena banyak sekali kasus penipuan. Septiady menganjurkan memilih broker yang sudah memiliki izin dari BAPPETI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi).

Hindari perusahaan yang belum terdaftar di BAPPETI meski memberikan iming-iming menggiurkan. Usahakan selalu cek lewat situs BAPPETI ketika mencari broker forex.

3. Modal

Saat hendak menjalankan bisnis tentu saja anda harus memiliki modal. Berbisnis trading forex tidak memerlukan modal besar. Cukup mulai dari Rp 5 juta saja anda sudah bisa bertransaksi secara online.

Sebagai pemula, mulai dengan modal minim dahulu karena belum begitu memahami risk management. Sebab, jika di awal memasang modal besar dengan keahlian minim, kemungkinan rugi cukup besar.

4. Pembelian saham

Pandemi Covid-19 juga berdampak pada saham, maka inilah waktu yang tepat melakukan pembelian karena harganya cenderung turun. sebagai pebisnis, harus pandai membaca peluang. Jangan ragu karena saat ini lah peluang yang tepat untuk membeli saham.

Rutin cek informasi seputar saham di situs-situs tentang dunia saham, karena di sana anda akan mengetahui naik turunnya harga forex. Maka manfaatkan potensi yang ada karena keuntungan menyertainya.

5. Belajar lewat akun Demo

Broker kredibel biasanya akan menyediakan fitur demo untuk memberi kesempatan konsumennya mempelajari saham terlebih dahulu. Di akun demo sudah terdapat informasi mengenai cara menggunakan fores yang aman. Latihan ini sangat menguntungkan bagi pemula untuk memudahkan bermain forex.

6. Money management

Sebagai pebisnis harus memiliki keahlian money management. Agar berhasil bermain forex, perlu batasi jumlah kerugian paling tidak maksimal 2 % ketika melakukan transaksi.

"Apabila ini diterapkan, maka potensi mengalami kebangkrutan pun sangat rendah. Kebanyakan orang rugi besar karena terlalu mempertaruhkan hartanya," jelas Septiady.

7. Mempelajari profitabilitas

Bermain forex membutuhkan usaha maksimal. Martin, salah satu pakar trading, mengatakan bahwa cara terbaik agar sukses adalah meningkatkan ketahanan akun.

Baiknya pebisnis melakukan pertimbangan untung dan rugi sebelum memutuskan untuk bertransaksi. Penerapan tersebut berguna ketika mendapat profi, pengguna merasakan keuntungannya. Sebaliknya, saat merugi pebisnis tidak bangkrut.

8. Jual forex saat nilai tinggi

Memiliki kemampuan membaca peluang sangat penting ketika memutuskan menjadi pebisnis. Dengan begitu, tahu waktu kapan harus bertindak. Seperti melakukan penjualan ketika nilainya tinggi. Untuk mengatahui naik turunnya nilai penjualan, pebisnis harus update informasi.

Lakukan pembelian ketika harganya sedang menurun dan lakukan penjualan ketika harga sedang tinggi, begitu prinsipnya.

9. Selalu siap dengan kemungkinan terburuk

Melakukan sesuatu baiknya usahakan selalu siap dengan kemungkinan terburuk dan selalu siapkan rencana cadangan. Begitu pula ketika berbisnis di trading forex harus siap dengan kerugian.

Kerugian saat bermain forex terjadi karena pebisnis tidak bisa melindungi asetnya. Makannya, perlu analisis yang baik maka protif akan terselamatkan, setidaknya terhindar dari kerugian yang cukup besar.

10. Stop Loss

Saat mengalami kerugian, pebisnis disarankan menggunakan stop loss atau mengehentikan permainan, untuk meminimalisir kerugian besar.

"Pebisnis harus menggunakan stop loss, karena Anda harus keluar dari pasar sebelum kehilangan banyak uang Anda," kata Septiady.

Biasanya para pemain forex kehilangan banyak uang karena kesalahan dalam mengatur modal. Baiknya paham kapan harus berhenti dan bermain. Stop loss, langkah yang tepat ketika pemain merasa telah rugi.

Strategi bermain forex yang aman di masa pandemi Covid-19 di atas bisa diterapkan oleh pemain trading forex pemula maupun yang sedang menjalaninya.

Era New Normal, Ini Bisnis yang Patut Dilirik

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata