logo


UU Cipta Kerja Dikecam, Puan Maharani Sebut DPR Akan Mengevaluasi

Ketua DPR Puan Maharani mengatakan jika DPR akan terus melakukan pengawasan dan mengevaluasi UU Cipta Kerja dan memastikan jika UU tersebut sesuai dengan kepentingan rakyat Indonesia

6 Oktober 2020 10:15 WIB

Ketua DPR RI, Puan Maharani
Ketua DPR RI, Puan Maharani Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Disahkannya UU Cipta Kerja oleh DPR RI menuai kecaman dan protes dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari buruh, mahasiswa, hingga sejumlah tokoh elit politik.

Meski dianggap kontroversial, namun Ketua DPR Puan Maharani mengatakan bahwa pemerintah telah melewati sejumlah tahapan pembahasan yang intensif dan cermat sebelum memutuskan untuk mengesahkan UU tersebut. Ia juga menegaskan bahwa UU Cipta Kerja tersebut dikeluarkan untuk kepentingan nasional, jangka pendek maupun jangka panjang.

"Melalui UU Cipta Kerja, diharapkan dapat membangun ekosistem berusaha di Indonesia yang lebih baik dan dapat mempercepat terwujudnya kemajuan Indonesia," ujar Puan dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/10).


UU Ciptaker Sah, Tengku Zulkarnain: Pemerintah dan DPR RI Semakin Tak Peka Aspirasi Rakyat

Puan mengatakan bahwa jika nantinya masyarakat merasa tidak puas dengan UU ini, pihaknya berjanji untuk mengevaluasi dan melakukan kajian sesuai dengan aturan yang berlaku yakni melalui judicial review kepada Mahkamah Konsititusi.

"DPR melalui fungsi pengawasan akan terus mengevaluasi saat UU tersebut dilaksanakan dan akan memastikan bahwa Undang Undang tersebut dilaksanakan untuk kepentingan nasional dan kepentingan rakyat Indonesia," katanya.

UU Cipta Kerja Sudah Sah, BEM UI: Matinya Hati Nurani dan Akal Sehat DPR RI

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×