logo


Sebut Masyarakat Anggap PKI Melebur ke PDIP, Ahmad Dhani Minta Maaf

Ahmad Dhani meminta maaf terkait ucapannya soal bahaya laten komunis dan sejarah peleburan PKI ke PDIP.

5 Oktober 2020 15:04 WIB

Ahmad Dhani.
Ahmad Dhani. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politikus Partai Gerindra, Ahmad Dhani, meminta maaf terkait ucapannya soal bahaya laten komunis dan sejarah peleburan PKI ke PDIP.

"Jadi saya minta maaf jika ada anggota PDIP yang marah. Karena saya hanya menyampaikan apa yang ada di benak masyarakat untuk menjadi koreksi bersama," kata Ahmad Dhani kepada wartawan, Senin (5/10).

Dhani mengatakan bahwa masyarakat berhak untuk menduga ada upaya yang mencoba menghilangkan pelajaran sejarah G30S/PKI.


Bela Terawan, Dewi Tanjung Peringatkan Najwa: Jangan Merasa Paling Cerdas dan Paling Benar

"Masyarakat berhak menduga ada invisible hand yang mencoba menghilangkan pelajaran sejarah G30S/PKI, tidak adanya gairah untuk nobar film G30S/PKI," sebut Dhani.

Sebelumnya, Dhani meminta TNI untuk fokus terhadap bahaya laten komunis. Ia lalu menyebut bahwa masyarakat menilai PKI melebur ke PDIP.

"Sebaliknya, mengapa masyarakat takut ada NEO PKI? Karena masyarakat tahunya PKI dulu melebur ke PDIP dan rakyat tahu PDIP memimpin koalisi Jokowi-Ma'ruf. Apalagi rakyat juga sudah tahu soal Pancasila mau diganti Trisila bahkan Ekasila," sebut Ahmad Dhani.

Anggapan PKI Bukan Dalang G30S, Fadli Zon: Masih Saja Ada yang Mau Menyesatkan Sejarah

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata