logo


Harga Tes PCR Maksimal Rp 900 Ribu, Demokrat: Masih Mahal

Pemerintah seharusnya mensubsidi biaya swab test agar masyarakat semua kelas dapat melakukannya.

5 Oktober 2020 12:07 WIB

Test Swab
Test Swab istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Penetapan harga tertinggi untuk swab test dengan polymerase chain reaction (PCR) seharga Rp900.00 masih dinilai mahal oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari.

Dia mengatakan pemerintah seharusnya mensubsidi biaya swab test agar masyarakat semua kelas dapat melakukannya.

“Pemerintah menetapkan harga swab test maksimal Rp900 ribu sebenarnya masih mahal. Setidaknya itu akan dirasakan kelas menengah ke bawah,” ujar Lucy dalam siaran pers yang diterima Jitunews.com, Senin (5/10/2020).


Pemerintah Diminta Turunkan Harga Tes Swab Corona

Politisi Demokrat ini berharap pemerintah justru menggratiskan swab test. Hal itu disebutnya untuk membuktikan bahwa pemerintah memang benar menomorsatukan kesehatan rakyatnya daripada ekonomi dan lainnya.

Menurutnya apabila pemerintah bisa mengalokasikan anggaran yang besar untuk penanganan ekonomi dan Pilkada, maka seharusnya hal yang sama juga dapat dilakukan untuk swab test.

“Alokasi anggaran untuk kesehatan juga sangat besar. Karena itu, anggaran yang ada dapat digunakan untuk subsidi menggratiskan swab test,” tuturnya.

Dalam hal ini, dia mengatakan Kementerian kesehatan dapat bekerjasama dengan Kementerian Keuangan untuk mengalihkan alokasi anggaran post lain di bidang kesehatan ke anggaran untuk swab test.

“Dengan begitu, pemerintah memang membuktikan benar memprioritaskan kesehatan rakyatnya dengan menggratiskan swab test,” kata Lucy.

“Kalau hal itu dapat diwujudkan, maka semua rakyat Indonesia dapat melakukan swab test. Hal ini akan memudahkan menditeksi penyebaran covid-19 sehingga penanganannya lebih mudah dilakukan oleh pemerintah,” pungkasnya.

Mardani Ali Sera: Kerja Sama Internasional untuk Penangangan Covid-19 Sangat Mendesak

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar