logo


Vonis Anas Urbaningrum Disunat Jadi 8 Tahun, KPK: Biar Masyarakat yang Menilai Keadilan

KPK mengaku belum mendapat salinan putusan Anas Urbaningrum yang didiskon MA

1 Oktober 2020 07:00 WIB

Nawawi Pomolango
Nawawi Pomolango Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango angkat suara terkait vonis mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang disunat Mahkamah Agung dari 14 tahun menjadi 8 tahun.

"Biar masyarakat yang menilai makna rasa keadilan dan semangat pemberantasan korupsi dalam putusan-putusan peninjauan kembali tersebut, kata Nawawi kepada wartawan, Rabu (30/9/2020).

Nawawi juga mengaku bahwa pihaknya belum mendapat salinan putusan Anas Urbaningrum yang mendapat diskonan. Menurutnya, lambannya KPK memperoleh salinan putusan koruptor menjadi cermin bahwa administrasi peradilan di Tanah Air buruk.


Sindir Sesama Rekannya, Nawawi Sebut Pegawai KPK yang Mundur Bukan Pecundang

"Praktik lambatnya KPK memperoleh salinan putusan ini juga adalah cermin masih kurang baik atau buruknya administrasi peradilan," ujarnya.

Diketahui, Anas sebelumnya dijatuhi vonis 14 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar subsidier 1 tahun 4 bulan kurungan. Ia juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 57.592.330.580 kepada negera. Namun Anas merasa keberatan dan kemudian mengajukan PK sehingga ia divonis 8 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsidier tiga bulan.

Pimpinan KPK Beda Pendapat soal Mundurnya Pegawai, Gerindra: Kita Harus Move On

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati