logo


Dear KAMI, Kalau Mau Nyapres Jangan Jualan Isu PKI

Ilham menilai komunis mustahil bangkit sejak peristiwa 30 September 1965.

30 September 2020 21:40 WIB

Ilham Aidit
Ilham Aidit BenarNews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Putra pimpinan Partai Komunis Indonesia (PKI) Dipa Nusantara Aidit atau DN Aidit (Alm), Ilham Aidit menegaskan bahwa PKI mustahil bangkit di Indoensia.

Ilham menyebut komunisme sudah tak punya ruang di Tanah Air sejak tragedi 30 September 1965.

“Saya pikir enggak mungkin ada sebuah Partai Komunis bisa hadir, saya enggak bisa bayangkan, kalau partai itu dideklarasi saja hari pertama langsung dikepruk, orang yang mendaftar pun mungkin enggak ada,” jelas Ilham dalam acara ILC tvOne, Selasa (29/9).


Bahas PKI, Novel PA 212 Malah Dicap Tak Belajar Sejarah

“Jadi enggak ada logika bahwa Partai Komunis di Indonesia itu bisa kembali hidup,” tegasnya.

Ilham juga menanggapi klaim Sekretaris Badan Pekerja Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan yang menyebut ideologi komunis tak akan pernah hilang di Bumi Pertiwi.

Dia menekankan, tokoh-tokoh KAMI tak perlu menggunakan isu PKI untuk melenggang ke bursa Pilpres 2024 mendatang.

“Kalimat saya sebetulnya sederhana untuk kawan KAMI. Kalau mau nyapres, mau cawapres ya udah ikutan pemilu aja entar 2024, enggak usah koar-koar macem-macem, kalau perlu bikin partai aja jelas jalur konstitusional,” ujarnya.

“Tapi enggak usah ngangkat-ngangkat lagi soal isu PKI untuk jualan acara 2024 nanti. Apapun pembelaannya saya pikir agendanya jelas itu untuk 2024,” pungkas Ilham.

Komandan Banser Sebut HTI Lebih Berbahaya Ketimbang PKI

Halaman: 
Penulis : Iskandar