logo


Komandan Banser Sebut HTI Lebih Berbahaya Ketimbang PKI

Nuruzzaman menyebut HTI jelas merongrong ingin mengubah Pancasila menjadi ke-Islaman.

30 September 2020 21:01 WIB

Komandan Densus 99 Barisan Ansor Serbaguna (Banser) PP GP Ansor M Nuruzzaman
Komandan Densus 99 Barisan Ansor Serbaguna (Banser) PP GP Ansor M Nuruzzaman 1st

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komandan Densus 99 Banser, Mohammad Nuruzzaman menilai Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) lebih mengancam keutuhan NKRI dibandingkan PKI.

Hal itu disampaikan untuk menanggapi pernyataan Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin yang menyebut PKI sedang berupaya bangkit di rezim Presiden Joko Widodo.

Nuruzzaman bahkan menuding Novel tengah berhalusinasi tentang keberadaan PKI di masa ini. Menurutnya, isu PKI sengaja dipakai sejumlah pihak untuk menyudutkan pemerintah.


Heran PKI Dipersoalkan, Sukmawati: Mereka Tak Menolak Pancasila

"Jadi menurut saya ini orang (Novel) sedang berhalusinasi. Orang yang benci dengan pemerintah saat ini, kemudian memanfaatkan agenda tahunan 30 September itu, dijadikan konsumsi publik. Padahal faktanya, yang jelas-jelas mengancam NKRI saat ini adalah HTI," kata Nuruzzaman dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam TV One, Selasa (29/9).

Lebih lanjut, Nuruzzaman membandingkan dua gerakan itu, yang dilihat dari upaya menggusur Pancasila dari dasar negara Indonesia.

"Yang jelas-jelas merongrong ingin mengubah Pancasila menjadi ke-Islaman, sementara PKI sudah tidak ada, sudah dibubarkan. Jadi Novel ini sedang berhalusinasi sebenarnya," ujarnya.

Sejarawan Sebut PKI Dukung Pancasila dalam Sidang Konstituante 1957

Halaman: 
Penulis : Iskandar