logo


Sejarawan Sebut PKI Dukung Pancasila dalam Sidang Konstituante 1957

Sementara partai-partai berasaskan Islam punya pilihan lain.

30 September 2020 20:09 WIB

Asvi Warman Adam
Asvi Warman Adam Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sejarawan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Asvi Warman Adam mengungkapkan bahwa Partai Komunis Indonesia (PKI) mendukung Pancasila sebagai dasar negara dalam Sidang Konstituante 1957.

Menurut Asvi, agenda sidang Konstituante saat itu membahas rancangan Undang Undang Dasar negara yang definitif, termasuk penentuan dasar negara Indonesia. Keputusan diambil berdasarkan voting.

Dalam kesempatan itu, jelas Asvi, Partai Nasional Indonesia (PNI) dan Partai Komunis Indonesia (PKI) memilih Pancasila sebagai dasar negara. Sementara partai-partai berasaskan Islam punya pilihan lain.


Sukmawati Sebut PKI Berideologi Pancasila, PA 212: Ngawur

"Saya tidak ingin ini jadi kehebohan baru lagi. PKI dalam Sidang Konstituante 1957 menetapkan dasar negara memang mendukung Pancasila, sementara partai-partai Islam memilih Islam sebagai dasar negara," kata Asvi, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Rabu (30/9).

Kendati begitu, Sidang Konstituante tak berhasil membuahkan keputusan lantaran voting tidak memenuhi kuorum.

Konstituante kemudian dibubarkan Presiden Soekarno melalui Dekrit 5 Juli 1959. Hal itu sekaligus menandai kembali berlakunya UUD 1945 dengan dasar negara Pancasila.

"Tidak ada pihak yang mendapat jumlah suara 2/3 dari keseluruhan," ujar Asvi.

Heran PKI Dipersoalkan, Sukmawati: Mereka Tak Menolak Pancasila

Halaman: 
Penulis : Iskandar