logo


Puan Maharani: Jangan Sampai Peserta Pilkada Memobilisasi Massa Berkerumun

Menurutnya agar pilkada serentak berjalan sukses maka aturan dalam PKPU Nomor 13/2020 harus ditegakkan.

30 September 2020 16:49 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua DPR RI, Puan Maharani meminta semua peserta dan penyelenggara Pilkada 2020 untuk mematuhi protokol kesehatan di semua tahapan guna mencegah penyebaran Covid-19.

Menurutnya agar pilkada serentak berjalan sukses maka aturan dalam PKPU Nomor 13/2020 harus ditegakkan.

“Jangan sampai masih memobilisasi dan membuat masyarakat berkerumun. Disipin protokol kesehatan selain karena aturan juga harus karena kesadaran,” ujar Puan di Jakarta, Selasa (30/9/2020).


Posisi Sekjen KPU Kosong, PKB: Sudah Saatnya Presiden Tentukan Nama

Puan kembali menegaskan bahwa semua calon kepala dan wakil kepala daerah yang berkontestasi pada Pilkada 2020 harus lebih kreatif dan inovatif menyampaikan visi dan misinya pada masa kampanye di masa pandemi Covid-19.

Dia mendorong penyampaikan visi dan misi dilakukan secara virtual dan tidak mengadakan kegiatan yang mengundang orang berkerumun.

“Peserta dan penyelenggara Pilkada tentu harus patuh menjalankan PKPU terkait Pilkada. Pasangan calon harus kampanye secara kreatif, inovatif, melalui virtual, hindari kerumunan massal,” tuturnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan sesuai ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 13 Tahun 2020, kampanye tatap muka pertemuan terbatas, pertemuan terbuka dan dialog harus membatasi jumlah peserta maksimal 50 orang dan wajib mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Jika ada yang melanggar, kata Puan, maka penegakan hukum harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

“Sanksinya sudah diatur melalui PKPU terbaru. Disiplin dalam pilkada sangat penting untuk keberhasilan Pilkada 2020,” pungkasnya.

Kota Medan Bebas Begal Jika Menantu Jokowi Menang Pilkada

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar