•  

logo


Permintaan Global Turun, China Lebih Prioritaskan Pasar Domestik Ketimbang Ekspor

Menurunnya permintaan global akibat pandemi serta memburuknya hubungan dagang dengan AS membuat China berencana untuk memprioritaskan pasar domestik daripada ekspor

30 September 2020 15:56 WIB

Presiden China Xi Jinping
Presiden China Xi Jinping istimewa

BEIJING, JITUNEWS.COM - Pemerintah China dikabarkan akan segera merilis rencana perkembangan nasional mereka untuk lima tahun ke depan, dimana beberapa penasihat pemerintahan menyarankan untuk memprioritaskan pembangunan kekuatan pasar domestik China daripada hanya mengandalkan sektor ekspor.

Selama ini, sektor produk esksor menyumbang devisa yang luar biasa bagi pemerintah China, namun dengan retaknya hubungan dagang dengan AS yang merupakan rekan dagang terbesar China, serta menurunnya daya beli masyarakat internasional akibat pandemi Covid-19, membuat pemerintah China berencana untuk mengalihkan produk ekspor mereka ke pasar domestik.

"Perekonomian China harus terus berkembang. Jika ekspor menurun (akibat turunnya permintaan global), maka produk-produk tersebut akan dikonsumsi secara domestik," kata Justin Yifu Lin, seorang penasihat pemerintah China seperti dikutip dari CNBC pada Rabu (30/9).


Bank Dunia Siap Gelontorkan Dana USD 12 Miliar bagi Negara Miskin Buat Beli Vaksin Covid-19

Di saat yang bersamaan, sanksi yang dijatuhkan oleh AS terhadap Huawei memaksa perusahaan teknologi terbesar di China tersebut untuk fokus pada pasar domestik. Hal itu disebabkan karena perangkat smartphone Huawei tidak mendapat dukungan dari Google sehingga permintaan pasar internasional terhadap perangkat-perangkat seluler mereka turun drastis.

Hubungan AS-China juga semakin memburuk beberapa tahun belakangan dengan adanya perang dagang dan isu teknologi, dan mencapai titik terendahnya pada tahun 2020 ini berkat munculnya wabah Covid-19.

Banyak pengamat yang memprediksi jika rencana yang dilakukan oleh pemerintah China ini membuat mereka dapat menyalip AS untuk menjadi negara perekonomian terbesar di dunia pada beberapa tahun mendatang.

 

Armenia Tuding Turki Tembak Jatuh Jet Sukhoi Mereka, Ankara: Trik Propaganda Murahan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia