logo


Acara KAMI Dibubarkan, Mahfud Md Benarkan Tindakan Aparat

Pemerintah telah menerbitkan aturan yang melarang kegiatan yang memicu kerumunan massa selama masa pandemi Covid-19.

30 September 2020 15:40 WIB

kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Menko Polhukam Mahfud Md ikut angkat bicara soal pembubaran acara KAMI di Surabaya. Menurutnya, kegiatan itu telah melanggar aturan protokol kesehatan.

Mahfud menerangkan, pemerintah telah menerbitkan aturan yang melarang kegiatan yang memicu kerumunan massa selama masa pandemi Covid-19.

"Karena (acara KAMI) itu melanggar hukum. Di era pandemi ini kita keluarkan aturan dilarang kumpul tanpa izin. Kalau dapat izin jumlahnya pun sedikit, jarak sekian," kata Mahfud dalam program ILC yang diunggah di kanal YouTube, Rabu (30/9).


Dokter Tirta Curiga Pandemi Covid-19 Ditunggangi Politik, Istana Bantah: Nggak Ada!

"Oleh karena itu bukan cuma KAMI yah yang dilarang karena di tempat lain juga dibubarkan. Kan banyak," lanjutnya.

Sebelumnya, aparat kepolisian membubarkan acara Silaturahim Akbar KAMI yang digelar di Gedung Juang 45, Surabaya, Senin (28/9). Alasannya, pihak penyelenggara tak mengantongi izin dari Satgas Covid-19 setempat.

"Karena kami tahu betul situasi saat ini kan Jatim masuk bagian perhatian secara nasional untuk pandemi Covid-19," ujar Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

Pembubaran itu merujuk pada pasal 5 dan pasal 6 Pemerintah Nomor 60 tahun 2017 bahwa kegiatan harus ada izin dari pihak berwenang.

Bank Dunia Siap Gelontorkan Dana USD 12 Miliar bagi Negara Miskin Buat Beli Vaksin Covid-19

Halaman: 
Penulis : Iskandar