logo


Bank Dunia Siap Gelontorkan Dana USD 12 Miliar bagi Negara Miskin Buat Beli Vaksin Covid-19

Presiden Bank Dunia David Malpass mengumumkan bahwa pihaknya akan memberi bantuan bagi negara-negara miskin sehingga mereka dapat membeli vaksin untuk dibagikan kepada rakyatnya

30 September 2020 15:03 WIB

istimewa

JENEWA, JITUNEWS.COM - Bank Dunia atau World Bank pada Selasa (29/9) mengumumkan bahwa mereka berencana untuk menyusun anggaran bantuan yang mencapai USD 12 Miliar bagi negara-negara miskin di dunia. Dana tersebut membuat negara-negara tersebut bisa membeli vaksin Covid-19.

Presiden Bank Dunia David Malpass mengatakan bahwa inisiasi tersebut diperlukan karena dampak buruk wabah Covid-19 jauh lebih besar pada negara-negara yang memiliki pendapatan per kapita rendah dan menengah dibanding dengan negara-negara maju.

"Pendanaan ini akan mengubah pola permainan karena saat sebuah vaksin yang aman dan efektif tersedia, maka hal ini akan membuat orang-orang untuk melanjutkan hidup mereka dengan penuh kepercayaan diri," kata Malpass dikutip dari The Guardian pada Rabu (30/9).


Perdana Menteri Irak Sebut Kantor Kedubes AS di Baghdad Segera Ditutup

Bank Dunia meyakini jika perekonomian global tidak akan pulih secara total sebelum masayarakat merasa mereka dapat hidup, bersosialisasi, bekerja, dan melakukan perjalanan dengan kepercayaan diri, dan vaksin Covid-19 yang aman dan efektif sangat diperlukan untuk membuat itu semua terjadi.

"Covid-19 memukul semua orang di dunia namun ada dampak yang tidak setara," kata Malpass.

Banyak negara maju seperti Amerika Serikat, Rusia, Inggris dan China saat ini tengah bekerja keras untuk memproduksi vaksin dan obat yang digunakan untuk melawan wabah Covid-19. Oleh karena itu, Malpass mengatakan bahwa pihaknya tak ingin menunggu vaksin untuk bertindak.

"Ada beberapa pemesanan dosis (vaksin) yang dilakukan oleh negara-negara kaya dan kami ingin memastikan negara-negara dengan pendapatan kecil dan sedang juga mendapat akses seperti mereka," tukasnya.

Debat Joe Biden vs Trump Kacau, Pengamat: Sebuah Aib dan Itu Semua karena Presiden Trump

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia