logo


Agen Antariksa Eropa Temukan Sistem Danau Bawah Tanah di Mars

Ditemukannya sumber air di Mars tersebut menjadi lokasi ideal pencarian bukti kehidupan di planet merah

29 September 2020 16:05 WIB

Penampakan planet Mars, tetangga bumi
Penampakan planet Mars, tetangga bumi youtube

ROMA, JITUNEWS.COM - Data yang berhasil dikirim oleh pesawat probe milik Agen Antariksa Eropa (ESA) Mars Express menunjukkan adanya bukti air di bawah permukaan planet merah tersebut. Sejauh ini, tiga bukti tambahan mengenai adanya air di Mars tersebut berhasil ditemukan di kawasan Ultimi Scopuli dan sekitarnya. Penemuan tersebut dipublikasikan oleh jurnal Nature Astronomy pada Senin (28/9).

Para peneliti di Universitas Tre Roma di Italia menggunakan prosedur proses sinyal yang biasa digunakan untuk memindai lapisan es di wilayah kutub bumi, seperti di Antartika, Kanada, dan Greenland, guna menganalisa data yang dikirim oleh radar canggih MARSIS (Mars Advanced Radar for Subsurface and Ionosphere Sounding).

Reservoir bawah tanah di Mars ditemukan pertama kali oleh MARSIS pada tahun 2018 lalu. Data tambahan menunjukkan adanya danau yang berukuran sekitar 20 kilometer hingga 30 kilometer yang dikelilingi oleh sejumlah danau berukuran yang lebih kecil lainnya.


Rencana Militerisasi Luar Angkasa oleh AS Bahayakan Hubungan Kerja Sama dengan Rusia

"Air-air tersebut terlalu asin untuk kembali menjadi es meskipun berada pada suhu yang diperkirakan air dapat membeku," kata ESA dalam pernyataannya dikutip dari RT pada Selasa (29/9).

"Meskipun tidak mungkin air tersebut tetap stabil berada di permukaan (Mars) saat ini, hasil pengamatan yang baru tersebut membuka sebuah kemungkinan bahwa seluruh sistem danau purba bisa jadi masih ada di bawah permukaan tanah," lanjutnya seraya menambahkan bahwa sistem danau tersebut kemungkinan berusia ratusan juta hingga miliaran tahun.

Walapun sejauh ini masih sangat sulit untuk dicapai, namun adanya danau bawah tanah tersebut "menjadi lokasi ideal untuk pencarian bukti adanya kehidupan di Mars," kata ESA.

Jepang Alami Cuaca Buruk, Uni Emirat Tunda Peluncuran Misi Mars Mereka

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia