logo


5 Catatan Pilkada 2020 di Tengah Pandemi

Proses pilkada ini harus memperkuat tatanan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Bandung

29 September 2020 10:05 WIB

Prof Dr. Adjeng Ratna Suminar
Prof Dr. Adjeng Ratna Suminar ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Prof Dr. Adjeng Ratna Suminar menghadiri deklarasi Forum Pemantau Pelaksanaan Pilkada Kabupaten Bandung Barat (FP3KB), Minggu (27/9).

Mantan Anggota DPR RI itu mengapresiasi deklarasi FP3KB yang dilakukan oleh 10 ormas dan LSM. Menurutnya, peranan ormas dan LSM sangat dibutuhkan dalam tahapan pemilu. Harus ada pemantauan atau pengawasan yang dilakukan masyarakat terhadap proses pilkada agar kampanye dilakukan dengan benar.

"Saya mengapresiasi adanya deklarasi FP3KB. Organ ini akan menjadi mata dan telinga rakyat untuk mengawasi pesta demokrasi yang saat ini berlangsung di Kabupaten Bandung," ujar Adjeng di Lapangan Desa Margamukti, Pangalengan, Bandung, Minggu (27/8).


FPI Cs Serukan Umat Islam Tak Terlibat Proses Pilkada 2020

Setidaknya ada 5 catatan penting dalam Pilkada tahun 2020 ini. Yang pertama, kata Adjeng, proses pilkada ini harus memperkuat tatanan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Bandung, misalnya semangat gotong royong dan berbagi dengan sesama.

Yang kedua dan sangat penting adalah, pada proses Pilkada di masa pandemi ini, jadikanlah momen untuk hidup bersih, teratur, dan saling mengingatkan bahwa virus Corona bisa hadir di mana saja, kapan saja, dan dalam kondisi apapun. Artinya selalu patuh pada protokol kesehatan.

"Proses Pilkada kali ini harus membawa dampak positif pada kegiatan ekonomi Masyarakat Kabupaten Bandung, semua calon harus mampu memberikan peluang perbaikan dan kemajuan serta kesejahteraan, khususnya pelaku dan penggerak ekonomi di Kabupaten Bandung," imbuh Adjeng.

Yang keempat, pesta demokrasi saat ini haruslah menghasilkan pemenang yang dicintai oleh seluruh masyarakat, termasuk calon lainnya. Oleh sebabnya pilkada harus dijalankan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, keadilan, keteladanan, kesederhanaan, dan penuh keprihatinan karena pandemi belum berakhir.

Sedangkan catatan yang terakhir adalah, proses Pilkada dijalankan dengan aman, damai, tenteram, saling menghargai, selalu rukun, dan berkomitmen menghormati peraturan serta hukum.

Jika Pilkada Perburuk Pandemi, PP Muhammadiyah Bakal Gugat Jokowi

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan