logo


Utusan RI untuk PBB Bungkam PM Vanuatu yang Tuding Ada Pelanggaran HAM Papua

Perwakilan Indonesia untuk PBB Silvany Austin Pasaribu menepis tudingan yang dilontarkan oleh Perdana Menteri Vanuatu soal isu pelanggaran HAM Papua

28 September 2020 16:36 WIB

Silvany Austin Pasaribu
Silvany Austin Pasaribu istimewa

JENEWA, JITUNEWS.COM - Perwakilan Indonesia untuk PBB Silvany Austin Pasaribu meminta Perdana Menteri Vanuatu untuk tidak berupaya mengintervensi urusan dalam negeri Indonesia. Hal itu ia sampaikan dalam Sidang Umum PBB beberapa hari lalu.

Sebelumnya, Perdana Menteri Vanuatu Bob Loughman menyinggung adanya isu pelanggaran HAM di Papua dalam sidang tersebut.

"Sangat memalukan bahwa satu negara ini memiliki obsesi yang berlebihan dan tidak sehat tentang bagaimana seharusnya Indonesia bertindak atau menjalankan pemerintahannya sendiri," ujar Silvany dikutip dari YouTube PBB pada Senin (28/9).


Prabowo Tunjuk Eks Anggota Mawar Jadi Anak Buahnya, Amnesty Sebut Jokowi Langgar Janji

"Jujur saja saya bingung bagaimana bisa suatu negara mencoba untuk mengajari negara lain, sementara (mereka) kehilangan inti dari seluruh prinsip dasar Piagam PBB," lanjutnya.

Sylvani menilai tuduhan yang dilontarkan oleh Vanuatu tersebut tidak menghormati kedaulatan negara Republik Indonesia. Ia kemudian menegaskan bahwa rakyat Indonesia yang terdiri dari ratusan suku bangsa, ribuan suku dan bahasa daerah sangat berkomitmen terhadap HAM, dimana setiap individu mempunyai hak dan posisi yang sama di mata hukum.

"Kami menghargai keragaman, kami menghormati toleransi dan setiap orang memiliki hak yang sama di negara demokrasi terbesar ketiga di dunia ini," tandasnya.

Ia justru melontarkan sindiran kepada pemerintah Vanuatu yang sejauh ini belum menandatangani konvensi internasional soal penghapusan diskriminasi rasial bagi semua orang. Hal tersebut membuktikan bahwa pemerintah Vanuatu tidak berkomitmen terhadap isu tersebut.

"Jadi, sampai (negara) Anda melakukannya (menghapuskan diskriminasi rasial), tolong simpan khotbah ini untuk diri anda sendiri," lontar Silvany.

 

Sekjend PBB Sebut Dunia Telah Gagal Menangani Pandemi Covid-19

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia